Update: Senin, 6 Juli 2026

LEAD

PT. Logindo Samudramakmur Tbk.

Rp 95
+2.15%
Volume
117.226 lot
MA 5
92
MA 20
94
RSI
48.72
High
96
Low
91
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
5.67%
Support (10d)
83
Resistance (10d)
142
Volume Trend (10d)
+526.9%
Score
55
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-9.52 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 8.047 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LEAD saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.67%. Area support terdekat berada di sekitar Rp83, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp142.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 142 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 156, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 83 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, salah satu momen paling menegangkan adalah ketika harga menembus level support atau resistance yang penting. Apakah ini awal dari tren baru, atau hanya jebakan (false breakout)? Joe Ross, trader legendaris yang juga mengembangkan The 1-2-3 Pattern, memiliki jawabannya: The 2B Pattern. Pola 2B adalah salah satu kontribusi paling berharga dari Joe Ross. Nama "2B" berasal dari "2nd Breakout" atau "Breakout Failure"—menggambarkan situasi di mana harga mencoba menembus level tertinggi atau terendah sebelumnya (breakout) tetapi gagal bertahan, kemudian berbalik arah dengan cepat. Bagi trader yang ingin menghindari jebakan breakout dan justru memanfaatkannya untuk entry di awal pembalikan, The 2B Pattern adalah alat yang sangat efektif. Karakteristik The 2B Pattern The 2B Pattern adalah pola reversal yang terjadi ketika harga sejenak menembus level...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  2. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  3. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  4. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  5. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  6. LDR (Loan to Deposit Ratio): Menakar Likuiditas dan Agresivitas Bank
  7. Sunk Cost Fallacy: Mengapa Investor Sulit Melepaskan Saham yang Sudah Terlanjur Turun
  8. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri
  9. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  10. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham

TradingView Chart - LEAD