Update: Jumat, 14 Agustus 2026

CTRA

PT. Ciputra Development Tbk.

Rp 610
+2.52%
Volume
73.271 lot
MA 5
606
MA 20
588
RSI
61.76
High
615
Low
590
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.76%
Support (10d)
570
Resistance (10d)
635
Volume Trend (10d)
+0.9%
Score
70
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
7.02 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -11.229 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CTRA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.76%. Area support terdekat berada di sekitar Rp570, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp635.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 622 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 671 - 702 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 567 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas

Dalam analisis teknikal candlestick, Steve Nison adalah tokoh yang memperkenalkan seni membaca candlestick Jepang ke dunia Barat. Salah satu kontribusinya yang paling penting adalah klasifikasi tentang gap (celah harga). Selain tiga jenis gap utama yang dikenal secara luas—Breakaway Gap, Runaway Gap, dan Exhaustion Gap—Nison juga mengidentifikasi beberapa pola gap tambahan yang memiliki karakteristik dan implikasi tersendiri. Artikel ini akan membahas tiga jenis gap tambahan dari perspektif Steve Nison: Side-by-Side Gap, Up Gap Tasuki, dan Down Gap Tasuki. Ketiga pola ini sering luput dari perhatian trader pemula, padahal dapat menjadi sinyal yang sangat berguna untuk mengonfirmasi tren atau mengidentifikasi potensi pembalikan. Mengapa Gap Itu Penting? Sebelum membahas ketiga pola tambahan, mari kita pahami mengapa gap begitu penting dalam analisis candlestick. Gap terjadi ketika harga pembukaan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  2. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  3. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli
  4. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  5. Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital
  6. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  7. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  8. Metode Volatility Weighting: Menyesuaikan Alokasi Berdasarkan Risiko Pasar
  9. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  10. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui

TradingView Chart - CTRA