Update: Senin, 5 Oktober 2026

CTRA

PT. Ciputra Development Tbk.

Rp 540
+0.93%
Volume
107.356 lot
MA 5
535
MA 20
577
RSI
24.00
High
540
Low
525
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.43%
Support (10d)
520
Resistance (10d)
585
Volume Trend (10d)
-17.5%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-12.90 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (24.0) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -12.820 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CTRA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 24.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.43%. Area support terdekat berada di sekitar Rp520, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp585.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 585 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 644, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 520 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula

Banyak investor pemula yang fokus pada harga saham dan potensi keuntungan, tetapi lupa memperhitungkan biaya transaksi. Padahal, biaya-biaya ini bisa cukup signifikan dan memengaruhi keuntungan bersih Anda, terutama jika Anda sering melakukan trading (jual-beli) dalam jumlah kecil. Artikel ini akan membahas secara lengkap semua biaya yang terkait dengan transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), mulai dari saat beli, saat jual, hingga kewajiban pajak. Dengan memahami biaya ini, Anda bisa menghitung secara akurat berapa keuntungan riil yang Anda peroleh. Mengapa Biaya Transaksi Saham Penting untuk Dipahami? Bayangkan Anda membeli saham seharga Rp1.000.000 dan menjualnya di harga Rp1.100.000. Selisihnya Rp100.000 (10%) terlihat menguntungkan. Namun, setelah dipotong berbagai biaya, bisa jadi keuntungan bersih Anda hanya Rp80.000 atau bahkan lebih kecil. Jika Anda trading dalam jumlah kecil (misal...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  2. Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi
  3. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  4. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek
  5. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  6. Churn Rate: Mengukur Kebocoran Pelanggan Sebelum Saham Anjlok
  7. Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?
  8. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  9. Menyingkap Nilai Tersembunyi: Analisis Embedded Value (EV) untuk Saham Asuransi Jiwa
  10. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana

TradingView Chart - CTRA