Update: Selasa, 18 Agustus 2026

LION

PT. Lion Metal Works Tbk.

Rp 346
+0.58%
Volume
360 lot
MA 5
345
MA 20
351
RSI
52.00
High
350
Low
340
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.73%
Support (10d)
326
Resistance (10d)
362
Volume Trend (10d)
-91.1%
Score
50
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
6.79 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LION saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.73%. Area support terdekat berada di sekitar Rp326, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp362.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 326, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan

Dalam dunia analisis fundamental saham, rasio profitabilitas seperti ROE dan ROA memang sering menjadi bintang utama. Namun ada rasio lain yang tidak kalah penting, terutama bagi perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur, ritel, distribusi, dan consumer goods. Rasio tersebut adalah Inventory Turnover atau Perputaran Persediaan. Mengapa rasio ini penting? Karena persediaan adalah salah satu aset terbesar yang dimiliki banyak perusahaan. Persediaan yang terlalu banyak mengikat modal kerja dan meningkatkan biaya penyimpanan. Persediaan yang terlalu sedikit berisiko kehilangan penjualan. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio Inventory Turnover dan bagaimana menggunakannya dalam analisis saham. Apa Itu Inventory Turnover? Inventory Turnover adalah rasio yang mengukur seberapa cepat perusahaan menjual dan mengganti persediaannya dalam suatu periode tertentu (biasanya satu tahun). Rasio ini menunjukkan efisiensi perusahaan dalam mengelola...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik
  2. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  3. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  4. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  5. Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun
  6. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  7. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  8. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  9. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  10. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian

TradingView Chart - LION