Update: Kamis, 20 Agustus 2026

SRSN

PT. Indo Acidatama Tbk

Rp 72
+1.41%
Volume
404.076 lot
MA 5
71
MA 20
69
RSI
65.00
High
73
Low
70
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.83%
Support (10d)
69
Resistance (10d)
77
Volume Trend (10d)
-8.2%
Score
100
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
10.77 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (65.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 11.771 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SRSN saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 65.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.83%. Area support terdekat berada di sekitar Rp69, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp77.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 72 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 83 - 90 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 68 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Receivable Turnover: Mengungkap Bahaya Piutang Macet di Balik Laporan Keuangan

Penjualan naik. Laba meningkat. Harga saham melonjak. Semua terlihat sempurna. Namun pernahkah Anda bertanya: Apakah uang dari penjualan itu benar-benar sudah masuk ke kas perusahaan? Inilah pertanyaan kunci yang sering diabaikan oleh investor pemula. Sebuah perusahaan bisa mencatat penjualan besar-besaran, tetapi jika sebagian besar penjualan tersebut masih berupa piutang yang tak kunjung dibayar, maka kesehatan keuangan perusahaan sebenarnya rapuh. Di sinilah rasio Receivable Turnover (Perputaran Piutang) memegang peran vital. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio Receivable Turnover, bagaimana mengukurnya, dan yang terpenting: bagaimana mendeteksi dini bahaya piutang macet sebelum terlambat. Apa Itu Receivable Turnover? Receivable Turnover adalah rasio yang mengukur seberapa cepat perusahaan mampu menagih piutang dari pelanggannya dalam suatu periode. Rasio ini menunjukkan efisiensi manajemen dalam memberikan kredit dan menagih kembali dana...

Artikel menarik lainnya:

  1. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  2. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  3. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  4. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal
  5. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  6. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  7. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  8. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  9. Saham vs Judi: Perbedaan Fatal yang Wajib Anda Pahami
  10. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil

TradingView Chart - SRSN