Update: Jumat, 22 Mei 2026

SRSN

PT. Indo Acidatama Tbk

Rp 65
+1.56%
Volume
460.788 lot
MA 5
67
MA 20
69
RSI
38.10
High
66
Low
61

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.93%
Support (10d)
61
Resistance (10d)
83
Volume Trend (10d)
+7.8%
Score
10
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-1.52 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -18.217 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SRSN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.93%. Area support terdekat berada di sekitar Rp61, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp83.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 58 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi

Ketika berbicara tentang saham perusahaan teknologi, investor akan melihat pertumbuhan pendapatan (revenue growth). Untuk saham bank, pertumbuhan kredit menjadi primadona. Lantas, apa tolok ukur pertumbuhan utama untuk emiten asuransi? Jawabannya adalah Net Premium Growth atau pertumbuhan premi bersih. Metrik ini adalah jantung dari bisnis asuransi. Tanpa pertumbuhan premi yang sehat, mustahil sebuah perusahaan asuransi dapat meningkatkan laba dan nilai bagi pemegang saham. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu net premium growth, mengapa ia berbeda dari sekadar pendapatan premi kotor, serta bagaimana menggunakannya sebagai sinyal beli atau jual saham asuransi. Apa Itu Net Premium Growth? Premi bersih (net premium) adalah premi kotor yang diterima perusahaan setelah dikurangi premi yang direasuransikan ke perusahaan asuransi lain (reasuransi). Sederhananya: Premi Bersih = Premi Kotor – Premi Reasuransi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami
  2. Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi
  3. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  4. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  5. Apa Itu PBV (Price to Book Value)? Panduan Mudah untuk Pemula
  6. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  7. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  8. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  9. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  10. Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart

TradingView Chart - SRSN