Update: Selasa, 18 Agustus 2026

ECII

PT. Electronic City Indonesia Tbk.

Rp 155
+1.31%
Volume
3.611 lot
MA 5
154
MA 20
158
RSI
53.06
High
157
Low
152
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.88%
Support (10d)
149
Resistance (10d)
166
Volume Trend (10d)
-87.9%
Score
65
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
13.97 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 92 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ECII saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.88%. Area support terdekat berada di sekitar Rp149, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp166.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 158 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 171 - 178 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 144 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham

Mengapa seseorang bersedia membeli saham yang naik turun setiap hari, sementara ia bisa mendapatkan bunga pasti dari deposito atau obligasi pemerintah? Jawabannya adalah: imbal hasil ekstra. Imbal hasil ekstra inilah yang dalam dunia keuangan disebut Market Risk Premium. Market risk premium adalah konsep fundamental yang menjadi jantung dari hampir semua model penetapan harga aset, termasuk CAPM yang telah kita bahas sebelumnya. Namun, banyak investor ritel yang masih bingung: apa sebenarnya market risk premium, berapa nilainya untuk pasar Indonesia, dan bagaimana menggunakannya? Artikel ini akan membedah secara tuntas market risk premium, cara menghitungnya, serta bagaimana Anda sebagai investor bisa memanfaatkannya untuk mengambil keputusan yang lebih cerdas. Apa Itu Market Risk Premium? Market risk premium adalah kelebihan imbal hasil (excess return) yang diharapkan investor dari investasi di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  2. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  3. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  4. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham
  5. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  6. Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula
  7. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  8. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  9. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  10. Overthinking vs Underthinking: Dua Ekstrem yang Sama-sama Berbahaya dalam Investasi Saham

TradingView Chart - ECII