Update: Rabu, 10 Juni 2026

LPIN

PT. Multi Prima Sejahtera Tbk

Rp 384
+1.05%
Volume
851 lot
MA 5
381
MA 20
405
RSI
38.64
High
390
Low
374
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.96%
Support (10d)
360
Resistance (10d)
412
Volume Trend (10d)
-80.5%
Score
40
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-16.16 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (38.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LPIN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.96%. Area support terdekat berada di sekitar Rp360, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp412.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 360, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi

Dalam dunia analisis saham, sebagian besar investor sudah familiar dengan EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization). Namun, ada varian yang lebih jarang dibahas tetapi sangat berguna untuk sektor-sektor tertentu: EBITDAR (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, Amortization, and Rent/Restructuring Costs). EBITDAR menghilangkan beban sewa (rent) dari perhitungan laba, memberikan pandangan yang lebih bersih tentang kinerja operasional perusahaan—terutama bagi mereka yang memiliki biaya sewa yang signifikan. Artikel ini akan membahas apa itu EBITDAR, mengapa penting, kapan menggunakannya, serta perbedaannya dengan EBITDA dan metrik lainnya. 1. Apa Itu EBITDAR? EBITDAR adalah singkatan dari Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, Amortization, and Rent (atau kadang Restructuring Costs, tergantung konteks). Dalam artikel ini, kita akan fokus pada Rent (biaya sewa), karena itu penggunaan yang paling umum. Rumus EBITDAR (dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  2. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  3. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  4. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  5. Overthinking vs Underthinking: Dua Ekstrem yang Sama-sama Berbahaya dalam Investasi Saham
  6. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  7. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  8. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  9. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  10. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!

TradingView Chart - LPIN