Update: Jumat, 23 Oktober 2026

UDNG

PT. Agro Bahari Nusantara Tbk.

Rp 382
+9.77%
Volume
25.035 lot
MA 5
368
MA 20
433
RSI
47.69
High
382
Low
330
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
5.22%
Support (10d)
330
Resistance (10d)
560
Volume Trend (10d)
-38.7%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-29.26 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (47.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.020 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham UDNG saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.22%. Area support terdekat berada di sekitar Rp330, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp560.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 560 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 616, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 330 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut

Dalam literatur analisis teknikal, nama Dr. Alan Andrews sangat identik dengan "Pitchfork" atau garpu tren. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa alat ini memiliki beberapa varian yang dikembangkan untuk mengakomodasi karakteristik pasar yang berbeda. Jika Andrews' Pitchfork standar terkadang terasa terlalu curam atau agresif, maka Schiff Pitchfork hadir sebagai solusi. Dinamai dari Jerome Schiff, seorang murid dari Andrews, varian ini memodifikasi titik jangkar dari garpu tradisional untuk menghasilkan saluran yang lebih landai dan lebih responsif terhadap fase konsolidasi atau tren yang tidak terlalu agresif. Apa Itu Schiff Pitchfork? Schiff Pitchfork adalah alat analisis teknikal yang digunakan untuk mengidentifikasi level support dan resistance dinamis serta arah tren. Berbeda dengan Pitchfork asli yang titik pangkalnya berada tepat di titik awal, Schiff Pitchfork menggeser titik awal median...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  2. Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar
  3. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  4. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  5. Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)
  6. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  7. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  8. Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio
  9. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  10. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan

TradingView Chart - UDNG