Update: Selasa, 6 Oktober 2026

LRNA

PT. Eka Sari Lorena Transport Tbk.

Rp 220
+1.85%
Volume
656 lot
MA 5
215
MA 20
215
RSI
50.00
High
222
Low
214
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.73%
Support (10d)
202
Resistance (10d)
228
Volume Trend (10d)
-73.0%
Score
50
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
18.92 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LRNA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.73%. Area support terdekat berada di sekitar Rp202, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp228.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 202, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berusaha mengikuti tren — mengidentifikasi arah, kekuatan, dan momentum pergerakan harga. Namun, ada satu indikator yang melakukan kebalikannya: Detrended Price Oscillator (DPO). Indikator ini justru menghilangkan tren dari harga sehingga Anda dapat melihat siklus dan osilasi yang tersembunyi di balik tren utama. Dikembangkan oleh analis teknikal terkenal, Walter Bressert, DPO membantu trader mengidentifikasi siklus pasar (cycle) dengan menghilangkan komponen tren jangka panjang. Bagi trader yang percaya bahwa pasar bergerak dalam siklus yang berulang, DPO adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Detrended Price Oscillator (DPO) DPO adalah indikator osilator yang menghitung selisih antara harga dengan moving average yang telah digeser (shifted). Dengan menggeser moving average ke masa lalu, DPO menghilangkan tren jangka panjang dan menyisakan komponen siklus. Ciri-ciri spesifiknya...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  2. Strategi Barbell: Keseimbangan Ekstrem untuk Hasil Optimal
  3. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  4. Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula
  5. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  6. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  7. Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham
  8. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  9. Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba
  10. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam

TradingView Chart - LRNA