Update: Senin, 6 Juli 2026

NRCA

PT. Nusa Raya Cipta Tbk.

Rp 422
-0.94%
Volume
7.922 lot
MA 5
415
MA 20
427
RSI
40.79
High
434
Low
416
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.93%
Support (10d)
396
Resistance (10d)
466
Volume Trend (10d)
-66.8%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-13.52 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (40.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 243 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NRCA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.93%. Area support terdekat berada di sekitar Rp396, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp466.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 466 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 513, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 396 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan

Sebagian besar investor saham sangat fokus pada satu pertanyaan: "Seberapa dalam portofolio saya bisa jatuh?" Mereka menghitung Maximum Drawdown dengan saksama, mencari angka kerugian terburuk dalam persentase. Namun, ada pertanyaan lain yang tidak kalah penting tetapi jarang ditanyakan: "Berapa lama saya akan terperosok sebelum kembali ke titik impas?" Drawdown Duration adalah metrik yang menjawab pertanyaan kedua. Ia mengukur berapa lama portofolio Anda berada di bawah puncak tertinggi sebelumnya, mulai dari saat penurunan terjadi hingga saat pulih sepenuhnya. Artikel ini akan membahas mengapa durasi pemulihan seringkali lebih menyiksa daripada kedalaman kerugian itu sendiri. Apa Itu Drawdown Duration? Drawdown Duration adalah panjang waktu (biasanya diukur dalam hari, bulan, atau tahun) yang dibutuhkan portofolio untuk pulih dari suatu penurunan hingga kembali mencapai puncak tertinggi sebelumnya. Dua jenis Drawdown...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  2. Earnings Yield: Membalik PER untuk Melihat Imbal Hasil Saham Anda
  3. Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)
  4. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  5. Analisis EBITDA: Senjata Ampuh yang Juga Bisa Menyesatkan
  6. Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor
  7. KSEI dan Perannya dalam Penyimpanan Efek: Pilar Keamanan Investasi Pasar Modal
  8. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  9. Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak
  10. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi

TradingView Chart - NRCA