Update: Jumat, 10 Juli 2026

NRCA

PT. Nusa Raya Cipta Tbk.

Rp 454
+8.10%
Volume
160.418 lot
MA 5
426
MA 20
434
RSI
51.81
High
488
Low
416
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.84%
Support (10d)
396
Resistance (10d)
488
Volume Trend (10d)
-30.0%
Score
55
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
-5.02 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.8)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.636 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NRCA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.84%. Area support terdekat berada di sekitar Rp396, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp488.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 488 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 537, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 396 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil

Anda pasti pernah mendengar cerita: seseorang membeli saham sehari sebelum dividen dibagikan, berpikir akan mendapat keuntungan instan. Namun setelah dividen dibagikan, ia justru kecewa karena harga sahamnya turun dan secara total ia tidak mendapat untung apa-apa. Atau sebaliknya, ada yang menjual saham tepat sebelum dividen, lalu bertanya-tanya mengapa ia tidak mendapatkan dividen yang sudah diumumkan. Semua kebingungan ini berakar pada pemahaman tentang dua tanggal krusial dalam siklus dividen: Cum Date dan Ex Date. Memahami kedua tanggal ini bukan hanya penting, tetapi wajib jika Anda tidak ingin kehilangan hak dividen atau terkena kerugian tak terduga. Artikel ini akan menjelaskan secara sederhana apa itu Cum Date dan Ex Date, bagaimana cara kerjanya, mengapa harga saham berubah pada Ex Date, serta strategi yang bijak bagi pemula dalam menyikapi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  2. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  3. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  4. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  5. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  6. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  7. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan
  8. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  9. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  10. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya

TradingView Chart - NRCA