Update: Senin, 5 Oktober 2026

ITIC

PT. Indonesian Tobacco Tbk.

Rp 202
+2.02%
Volume
670 lot
MA 5
198
MA 20
209
RSI
30.56
High
206
Low
197
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.97%
Support (10d)
191
Resistance (10d)
210
Volume Trend (10d)
-60.3%
Score
55
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-10.62 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (30.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 29 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ITIC saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.97%. Area support terdekat berada di sekitar Rp191, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp210.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 210 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 231, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 191 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands

Dalam analisis teknikal, Bollinger Bands adalah salah satu indikator volatilitas paling populer. Namun, selain fungsi standarnya (mengidentifikasi overbought/oversold), ada pola spesifik yang dinamai oleh komunitas trader: The Slingshot Pattern (atau sering disebut "Bollinger Bands Squeeze and Expansion" atau "The Squeeze Pattern"). Slingshot Pattern adalah pola di mana Bollinger Bands menyempit drastis (squeeze), menandakan periode volatilitas rendah, kemudian harga "melompat" keluar dari bands dengan kekuatan besar—seperti batu yang diumpankan ke ketapel (slingshot) lalu dilepaskan. Pola ini sangat populer karena memberikan sinyal breakout yang jelas dan seringkali sangat akurat. Karakteristik The Slingshot Pattern Slingshot Pattern terdiri dari tiga fase utama: kompresi (squeeze), ekspansi (expansion), dan follow-through. Pola ini memanfaatkan sifat Bollinger Bands yang menyempit saat volatilitas rendah dan melebar saat volatilitas tinggi. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai...

Artikel menarik lainnya:

  1. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif
  2. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  3. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  4. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  5. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne
  6. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  7. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  8. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  9. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  10. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume

TradingView Chart - ITIC