Update: Kamis, 20 Agustus 2026

MBMA

PT. Merdeka Battery Materials Tbk.

Rp 565
+10.78%
Volume
3.688.017 lot
MA 5
525
MA 20
523
RSI
64.42
High
580
Low
520
Nilai
85/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.68%
Support (10d)
500
Resistance (10d)
580
Volume Trend (10d)
+36.4%
Score
85
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
13.91 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (64.4)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -23.407 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MBMA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 64.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp500, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp580.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 565 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 650 - 706 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 537 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar indikator dirancang untuk digunakan dalam berbagai kondisi pasar — tren naik, tren turun, maupun sideways. Namun, ada satu indikator yang diciptakan untuk tujuan yang sangat spesifik: menangkap bottom pasar setelah koreksi besar. Indikator itu adalah Coppock Curve. Diciptakan oleh ekonom Edwin Sedgwick Coppock pada tahun 1962, indikator ini awalnya dirancang untuk investasi jangka panjang di pasar saham AS. Hingga saat ini, Coppock Curve tetap menjadi salah satu alat paling andal untuk mengidentifikasi momen pembelian setelah pasar mengalami penurunan signifikan. Karakteristik Coppock Curve Coppock Curve adalah indikator momentum yang dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang dari dua laju perubahan (rate of change / ROC) yang dihaluskan dengan moving average. Meskipun perhitungannya sedikit rumit, penggunaannya sangat sederhana. Ciri-ciri spesifik Coppock Curve adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  2. Diversifikasi Sejati: Mengapa Memisah Antar Sektor dan Aset Adalah Kunci Sukses Investasi Saham
  3. Membangun Jurnal Trading Harian: Senjata Rahasia Trader Profesional
  4. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  5. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?
  6. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  7. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  8. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  9. Apa Itu SID (Single Investor Identification)? Kunci untuk Memulai Investasi Saham
  10. Mengukur Expectancy: Berapa Sebenarnya Sistem Trading Anda Menghasilkan?

TradingView Chart - MBMA