Update: Senin, 6 Juli 2026

MBMA

PT. Merdeka Battery Materials Tbk.

Rp 510
-1.92%
Volume
447.805 lot
MA 5
504
MA 20
497
RSI
50.00
High
525
Low
500
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.79%
Support (10d)
452
Resistance (10d)
545
Volume Trend (10d)
-47.3%
Score
70
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
10.87 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -71.432 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MBMA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.79%. Area support terdekat berada di sekitar Rp452, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp545.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 520 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 561 - 587 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 474 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik

Setelah mempelajari pola pembalikan bullish seperti Dragonfly Doji dan Hammer, kini saatnya Anda mengenal "musuh" mereka: Hanging Man. Jika Hammer adalah teman trader di saat pasar jatuh, maka Hanging Man adalah alarm bahaya ketika pasar sedang terbuai oleh kenaikan. Dinamakan "Hanging Man" (Orang Gantung) karena bentuknya yang menyerupai sosok tergantung—tubuh kecil di atas dengan sumbu panjang menjuntai ke bawah. Dalam analisa teknikal saham, nama ini sengaja dipilih untuk mengingatkan bahwa tren naik bisa "mati" setelah pola ini muncul. Apa Itu Hanging Man (Bearish)? Secara visual, Hanging Man terbentuk dalam satu periode candlestick (misalnya satu hari) dengan ciri-ciri yang sama persis dengan Hammer. Perbedaannya hanya pada posisi: Karakteristik Deskripsi Sumbu bawah (lower shadow) Panjang, minimal 2 kali panjang tubuh Tubuh (real body) Kecil, berada di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Membaca Perubahan Sentimen Pasar dengan Sikap: Antara Mengikuti Arus dan Tetap Rasional
  2. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  3. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar
  4. Membatasi Screen Time Saham: Semakin Sering Melihat, Semakin Buruk Keputusan Anda
  5. Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham
  6. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  7. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  8. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  9. Kamar Tidur Bukan Command Center: Mengapa Anda Harus Berhenti Trading di Tempat Tidur
  10. PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?

TradingView Chart - MBMA