Update: Jumat, 22 Mei 2026

KETR

PT. Ketrosden Triasmitra Tbk.

Rp 595
+5.31%
Volume
358.055 lot
MA 5
591
MA 20
558
RSI
61.77
High
600
Low
535

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
5.48%
Support (10d)
520
Resistance (10d)
680
Volume Trend (10d)
+63.7%
Score
70
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
44.42 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -10.807 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KETR saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.48%. Area support terdekat berada di sekitar Rp520, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp680.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 607 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 655 - 684 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 553 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas

Setelah mempelajari laba rugi, kini saatnya kita membahas dokumen yang tidak kalah penting: Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement). Banyak investor pemula hanya fokus pada laba, padahal perusahaan yang labanya besar sekalipun bisa bangkrut jika arus kasnya bermasalah. Laporan arus kas terbagi menjadi tiga aktivitas utama: Operasi, Investasi, dan Pendanaan. Mari kita pahami satu per satu. Mengapa Arus Kas Lebih Jujur daripada Laba? Laba bisa "diakali" dengan metode akuntansi, seperti menunda pengakuan biaya atau mempercepat pengakuan pendapatan. Tapi kas tidak bisa bohong. Arus kas menunjukkan uang sungguhan yang masuk dan keluar dari perusahaan. Perusahaan bisa mencatat laba besar, tapi jika uangnya tidak pernah benar-benar masuk (hanya piutang), maka bisnisnya tidak sehat. Di sinilah laporan arus kas menjadi sangat penting. Tiga Aktivitas dalam Laporan Arus Kas...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  2. Valuasi Saham Perbankan dengan PBV dan ROE: Dua Sisi Mata Uang yang Tak Terpisahkan
  3. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga
  4. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  5. Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return
  6. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem
  7. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar
  8. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  9. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing
  10. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI

TradingView Chart - KETR