Update: Jumat, 9 Oktober 2026

MLIA

PT. Mulia Industrindo Tbk

Rp 212
-0.93%
Volume
495 lot
MA 5
213
MA 20
214
RSI
46.15
High
214
Low
210
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.23%
Support (10d)
199
Resistance (10d)
230
Volume Trend (10d)
+150.0%
Score
35
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-8.62 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (46.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 555 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MLIA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 46.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.23%. Area support terdekat berada di sekitar Rp199, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp230.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 189 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?

Saham sektor Consumer Goods (barang konsumsi) adalah primadona bagi banyak investor di Bursa Efek Indonesia. Mengapa? Karena bisnisnya mudah dipahami (produknya kita konsumsi sehari-hari), permintaannya relatif stabil (defensif), dan banyak perusahaan consumer goods telah terbukti bertahan selama puluhan tahun. Namun satu pertanyaan besar selalu muncul: Berapa PER (Price to Earnings Ratio) yang ideal untuk membeli saham consumer goods? Tidak ada angka ajaib yang berlaku untuk semua perusahaan. Namun dengan memahami karakteristik sektor ini, investor dapat menentukan rentang PER wajar dan mengenali kapan saham consumer goods sedang murah atau mahal. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang PER ideal untuk saham consumer goods. Apa Itu PER dan Mengapa Penting untuk Consumer Goods? PER (Price to Earnings Ratio) adalah rasio yang membandingkan harga saham dengan laba per...

Artikel menarik lainnya:

  1. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  2. Memahami Dunia Saham: Panduan Pengertian dan Cara Kerja untuk Pemula
  3. Ukuran Profitabilitas di Balik Setiap Polis: Analisis New Business Margin dalam Saham Asuransi Jiwa
  4. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  5. Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index
  6. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  7. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  8. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  9. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  10. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham

TradingView Chart - MLIA