Update: Jumat, 17 Juli 2026

TOOL

PT. Rohartindo Nusantara Luas Tbk.

Rp 67
-2.90%
Volume
139.946 lot
MA 5
68
MA 20
64
RSI
65.22
High
69
Low
67
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.89%
Support (10d)
62
Resistance (10d)
77
Volume Trend (10d)
+9.5%
Score
50
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
31.37 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (65.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -145 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TOOL saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 65.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.89%. Area support terdekat berada di sekitar Rp62, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp77.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 62, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri

Dalam dinamika pasar modal, ada satu aksi korporasi yang kerap disambut antusias oleh para investor: buyback saham. Saham-saham perusahaan yang mengumumkan buyback sering kali langsung melonjak harga. Namun, tidak sedikit investor yang masih bertanya-tanya: apa sebenarnya buyback itu? Apakah selalu menguntungkan? Mengapa perusahaan mau mengeluarkan uang untuk membeli sahamnya sendiri? Artikel ini akan membahas tuntas tentang buyback saham, dari definisi, mekanisme, tujuan, hingga dampaknya bagi investor. Apa Itu Buyback Saham? Buyback saham (saham回购) adalah aksi korporasi di mana perusahaan membeli kembali saham-sahamnya yang telah beredar di publik, baik melalui bursa efek maupun mekanisme tender offer. Dengan kata lain, perusahaan bertindak seperti investor biasa yang membeli saham sendiri. Setelah saham dibeli kembali, perusahaan memiliki opsi untuk: Menahan saham tersebut sebagai saham treasury (treasury stock) yang bisa...

Artikel menarik lainnya:

  1. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  2. Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda
  3. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  4. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  5. Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin
  6. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  7. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  8. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  9. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan
  10. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?

TradingView Chart - TOOL