Update: Rabu, 9 September 2026

INPS

PT. Indah Prakasa Sentosa Tbk.

Rp 830
+8.50%
Volume
6.057 lot
MA 5
755
MA 20
710
RSI
69.70
High
840
Low
830
Nilai
95/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.13%
Support (10d)
660
Resistance (10d)
840
Volume Trend (10d)
+88.7%
Score
95
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
25.76 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (69.7)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INPS saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 69.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp660, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp840.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 830 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 955 - 1.038 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 789 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat

Setiap trader yang pernah belajar analisis teknikal pasti mengenal garis tren (trendline). Satu garis yang menghubungkan titik-titik tertinggi atau terendah, membantu menentukan arah dan momentum pasar. Namun, pernahkah Anda membayangkan apa yang terjadi ketika banyak garis tren yang berbeda justru bertumpuk di area yang sama? Fenomena ini disebut Stacked Trendline atau Trendline Stack. Ia terjadi ketika beberapa garis tren dari periode waktu berbeda, kerangka waktu berbeda, atau titik referensi berbeda, semuanya berkumpul di area harga yang sempit. Stacked trendline bukanlah kebetulan. Ini adalah pertemuan kekuatan analitis yang memberi sinyal bahwa suatu level harga memiliki signifikansi luar biasa. Ketika banyak garis tren "menumpuk" di satu area, level tersebut menjadi seperti tembok benteng—sangat sulit ditembus. Dan ketika akhirnya ditembus, pergerakan yang terjadi biasanya eksplosif. Apa Itu...

Artikel menarik lainnya:

  1. Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat
  2. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal
  3. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  4. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  5. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  6. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  7. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara
  8. Analisis DuPont 5 Langkah: Bedah ROE hingga ke Tulang Paling Dalam
  9. P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi
  10. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif

TradingView Chart - INPS