Update: Jumat, 14 Agustus 2026

SRTG

PT. Saratoga Investama Sedaya Tbk.

Rp 1.840
+0.82%
Volume
36.691 lot
MA 5
1.825
MA 20
1.771
RSI
61.43
High
1.845
Low
1.790
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.51%
Support (10d)
1.680
Resistance (10d)
1.850
Volume Trend (10d)
+30.6%
Score
100
Win Rate (30d)
63.33 %
P/L (30d)
17.95 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 18.048 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SRTG saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.51%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.680, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.850.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.840 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 2.116 - 2.300 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.748 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik

Dalam analisis teknikal saham, ada indikator yang sangat unik karena tidak berupa garis seperti moving average, melainkan berupa titik-titik (dots) yang muncul di sekitar harga. Indikator itu adalah Parabolic SAR (Parabolic Stop and Reverse). Parabolic SAR dikembangkan oleh Welles Wilder, pencipta indikator terkenal lainnya seperti RSI dan ADX. Indikator ini dirancang untuk membantu trader menentukan arah tren saat ini, level stop loss yang ideal, serta potensi titik balik (reversal) harga. Nama "Parabolic" berasal dari bentuk parabolik yang dihasilkan oleh titik-titik SAR ketika diplot pada chart, sementara "SAR" adalah singkatan dari Stop and Reverse – karena indikator ini memberi sinyal kapan harus menghentikan posisi (stop) dan membalik arah (reverse). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Parabolic SAR, mulai dari cara perhitungan, karakteristik, interpretasi titik-titik...

Artikel menarik lainnya:

  1. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  2. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  3. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  4. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan
  5. Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?
  6. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  7. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  8. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  9. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  10. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish

TradingView Chart - SRTG