Update: Jumat, 22 Mei 2026

MPOW

PT. Megapower Makmur Tbk.

Rp 114
0.00%
Volume
370.609 lot
MA 5
120
MA 20
119
RSI
50.76
High
128
Low
110

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.81%
Support (10d)
105
Resistance (10d)
193
Volume Trend (10d)
+967.2%
Score
80
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
10.68 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 15.905 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MPOW saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp105, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp193.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 114 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 131 - 143 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 108 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator digunakan untuk menentukan arah tren – apakah harga akan naik atau turun. Namun, ada satu indikator yang dirancang untuk menjawab pertanyaan yang berbeda: seberapa kuat tren tersebut? Indikator itu adalah ADX (Average Directional Index). ADX dikembangkan oleh Welles Wilder, pencipta indikator terkenal lainnya seperti RSI dan Parabolic SAR. ADX tidak memberi tahu Anda apakah tren sedang naik atau turun – ia hanya memberi tahu Anda seberapa kuat tren tersebut, terlepas dari arahnya. Untuk mengetahui arah tren, ADX dilengkapi dengan dua garis pendamping: Plus DI (+DI) dan Minus DI (-DI). Ketiganya – ADX, +DI, dan -DI – membentuk sistem Directional Movement Indicator (DMI) yang sangat powerful untuk menganalisis tren. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang ADX dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  2. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  3. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  4. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  5. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  6. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  7. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  8. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  9. Membaca Perubahan Sentimen Pasar dengan Sikap: Antara Mengikuti Arus dan Tetap Rasional
  10. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis

TradingView Chart - MPOW