Update: Jumat, 17 Juli 2026

BEBS

PT. Berkah Beton Sadaya Tbk.

Rp 5
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
5
MA 20
5
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang namanya mungkin terdengar "keren" dan memang dirancang untuk mengukur "kekaguman" pasar terhadap suatu pergerakan harga. Indikator itu adalah Awesome Oscillator (AO). Awesome Oscillator dikembangkan oleh Bill Williams, trader legendaris yang juga menciptakan Alligator, Fractals, dan Market Facilitation Index. AO adalah bagian dari sistem trading Bill Williams yang dikenal sebagai "Profitunity Trading System". AO mengukur momentum pasar dengan membandingkan moving average harga jangka pendek dan jangka panjang, tetapi dengan pendekatan yang unik. Indikator ini menghasilkan histogram batangan (bar) yang bergerak di atas dan di bawah garis nol (zero line), dengan warna yang berubah untuk menunjukkan perubahan momentum. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Awesome Oscillator (AO), mulai dari cara perhitungan, interpretasi dasar (zero line crossing), dua...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  2. Jembatan antara Utang dan Ekuitas: Memahami Rasio Konversi Obligasi Konversi
  3. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  4. Menentukan Stop Loss dan Take Profit yang Realistis: Seni Melindungi Modal dan Mengamankan Keuntungan
  5. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  6. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  7. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor
  8. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham
  9. Earnings Yield: Membalik PER untuk Melihat Imbal Hasil Saham Anda
  10. Analisis DuPont 5 Langkah: Bedah ROE hingga ke Tulang Paling Dalam

TradingView Chart - BEBS