Update: Jumat, 10 Juli 2026

MSIN

PT. MNC Digital Entertainment Tbk.

Rp 470
+2.17%
Volume
311.621 lot
MA 5
476
MA 20
516
RSI
26.74
High
480
Low
458
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.98%
Support (10d)
430
Resistance (10d)
520
Volume Trend (10d)
-58.7%
Score
35
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
11.90 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (26.7) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -26.316 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MSIN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 26.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.98%. Area support terdekat berada di sekitar Rp430, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp520.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 409 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas

Setelah Anda memiliki core portfolio yang kokoh berisi saham blue chip dan obligasi, pertanyaan selanjutnya adalah: bagaimana cara meningkatkan potensi keuntungan tanpa mengorbankan stabilitas secara keseluruhan? Jawabannya adalah satellite portfolio — bagian portofolio yang lebih kecil dan lebih agresif, dirancang untuk memberikan "sentuhan turbo" pada return Anda. Dua instrumen klasik yang sering mengisi posisi satelit ini adalah saham small cap dan komoditas. Artikel ini akan membahas mengapa kedua kelas aset ini cocok sebagai satelit, bagaimana cara mengintegrasikannya, dan berapa porsi ideal yang tidak boleh Anda lewati. Apa Itu Satellite Portfolio? Dalam pendekatan core-satellite, portofolio Anda dibagi menjadi dua bagian: Core (70-80%): Investasi stabil jangka panjang seperti saham blue chip, obligasi, atau ETF indeks luas. Fokusnya pada konsistensi dan ketahanan. Satellite (20-30%): Investasi yang lebih spesifik,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  2. Analisis Shareholder Yield: Mengukur Pengembalian Total yang Sesungguhnya
  3. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  4. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli
  5. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  6. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  7. Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat
  8. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  9. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  10. Earnings Yield: Membalik PER untuk Melihat Imbal Hasil Saham Anda

TradingView Chart - MSIN