Update: Jumat, 11 September 2026

BCIC

PT. Bank JTrust Indonesia Tbk.

Rp 131
-0.76%
Volume
4.796 lot
MA 5
133
MA 20
132
RSI
51.52
High
131
Low
128
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.37%
Support (10d)
125
Resistance (10d)
141
Volume Trend (10d)
-60.1%
Score
75
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
4.80 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 145 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BCIC saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.37%. Area support terdekat berada di sekitar Rp125, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp141.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 131 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 151 - 164 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 124 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return

Anda mungkin sudah akrab dengan pendekatan investasi pasif melalui index fund atau ETF pasar luas. Strategi ini memang sederhana dan efektif — Anda mendapatkan return pasar (beta). Namun, bagaimana jika ada cara untuk secara sistematis mendapatkan return di atas pasar (alpha) tanpa harus menjadi trader aktif atau menebak-nebak saham? Di sinilah strategi tilt factor berperan. Berdasarkan riset puluhan tahun dari para akademisi keuangan seperti Eugene Fama dan Kenneth French, ada faktor-faktor tertentu yang secara historis memberikan return lebih tinggi daripada pasar secara keseluruhan dalam jangka panjang. Tiga faktor yang paling terkenal dan terbukti adalah Size, Value, dan Momentum. Apa Itu Strategi Tilt Factor? Tilt artinya memiringkan atau membebani. Dalam konteks ini, Anda tetap memiliki portofolio inti yang terdiversifikasi luas (misalnya ETF IHSG atau S&P 500),...

Artikel menarik lainnya:

  1. Menentukan Stop Loss dan Take Profit yang Realistis: Seni Melindungi Modal dan Mengamankan Keuntungan
  2. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  3. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  4. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  5. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  6. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  7. Receivable Turnover: Mengungkap Bahaya Piutang Macet di Balik Laporan Keuangan
  8. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula
  9. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  10. Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan

TradingView Chart - BCIC