Update: Kamis, 20 Agustus 2026

BCIC

PT. Bank JTrust Indonesia Tbk.

Rp 130
+0.78%
Volume
7.304 lot
MA 5
130
MA 20
127
RSI
61.90
High
131
Low
127
Nilai
95/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.54%
Support (10d)
125
Resistance (10d)
144
Volume Trend (10d)
-80.3%
Score
95
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
11.11 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.189 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BCIC saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.54%. Area support terdekat berada di sekitar Rp125, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp144.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 130 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 150 - 163 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 124 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola segitiga (triangle) yang meruncing. Namun, ada satu keluarga pola yang justru melakukan kebalikannya: melebar seiring waktu. Salah satu pola yang paling penting untuk dipahami, terutama bagi mereka yang ingin menghindari jebakan di puncak pasar, adalah Rising Broadening Wedge (baji melebar yang mengarah ke atas). Pola ini adalah cerminan dari meningkatnya ketidakpastian dan perdebatan sengit di tengah tren naik, yang pada akhirnya berakhir dengan kehancuran bullish dan pembalikan bearish. Karakteristik Rising Broadening Wedge Rising Broadening Wedge adalah pola grafik yang terbentuk ketika harga bergerak dalam dua garis tren yang divergen (melebar) namun memiliki kecenderungan sama-sama mengarah ke atas. Dengan kata lain, harga membuat higher high dan lower low secara bersamaan, dengan amplitudo ayunan yang semakin besar,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda
  2. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi
  3. Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan
  4. CAR (Capital Adequacy Ratio): Benteng Pertahanan Kesehatan Bank
  5. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  6. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  7. Backlog: Detak Jantung Perusahaan Infrastruktur
  8. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  9. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  10. Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio

TradingView Chart - BCIC