Update: Senin, 5 Oktober 2026

MYOH

PT. Samindo Resources Tbk.

Rp 1.000
+1.01%
Volume
287 lot
MA 5
999
MA 20
1.051
RSI
30.77
High
1.020
Low
980
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.31%
Support (10d)
980
Resistance (10d)
1.105
Volume Trend (10d)
-52.2%
Score
55
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-14.16 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (30.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 63 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MYOH saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.31%. Area support terdekat berada di sekitar Rp980, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.105.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 1.105 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.216, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 980 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri

Di antara sekian banyak alat analisis teknikal, mungkin tidak ada yang terlihat semisterius, sekontroversial, dan sekuat Gann Angles. Dikembangkan oleh William Delbert Gann (1878-1955), seorang trader legendaris yang dikatakan mengubah $10 menjadi $50 juta dalam 30 tahun, Gann Angles adalah sistem analisis yang menghubungkan waktu dan harga dalam kerangka geometri. Gann percaya bahwa pasar bergerak dalam siklus yang teratur dan dapat diprediksi menggunakan rasio geometris. Baginya, hubungan antara waktu dan harga tidak acak, tetapi mengikuti rasio tertentu seperti 1:1, 2:1, 1:2, dan seterusnya. Apa Itu Gann Angles? Gann Angles adalah garis-garis diagonal yang digambar dari titik puncak atau dasar signifikan dengan kemiringan tertentu. Setiap sudut merepresentasikan hubungan spesifik antara pergerakan harga (sumbu vertikal) dan waktu (sumbu horizontal). Filosofi dasar Gann: "Ketika waktu dan harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif
  2. Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)
  3. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  4. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham
  5. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  6. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  7. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  8. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor
  9. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  10. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar

TradingView Chart - MYOH