Update: Senin, 6 Juli 2026

MYOH

PT. Samindo Resources Tbk.

Rp 1.025
+0.49%
Volume
55 lot
MA 5
1.026
MA 20
1.040
RSI
40.00
High
1.055
Low
1.020
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.32%
Support (10d)
1.015
Resistance (10d)
1.145
Volume Trend (10d)
-49.5%
Score
35
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-16.33 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (40.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 17 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MYOH saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.32%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.015, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.145.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 964 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat

Pada artikel sebelumnya, Anda telah mempelajari apa itu market cap (kapitalisasi pasar) dan bagaimana cara menghitungnya. Namun, memahami definisi saja tidak cukup. Pertanyaan yang lebih penting adalah: Bagaimana hubungan antara market cap dengan dua faktor paling krusial dalam investasi, yaitu risiko dan likuiditas? Jawaban atas pertanyaan ini akan menjadi kompas Anda dalam memilah ribuan saham di bursa. Tidak semua saham cocok untuk semua orang. Trader harian yang agresif membutuhkan saham dengan karakteristik berbeda dari investor pensiun yang konservatif. Perbedaan kebutuhan itu sebagian besar dapat dijelaskan oleh market cap. Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana besar-kecilnya market cap suatu perusahaan memengaruhi tingkat risiko yang harus Anda tanggung dan kemudahan Anda dalam menjual saham tersebut (likuiditas). Pada akhirnya, Anda akan memahami mengapa investor berpengalaman selalu menjadikan market...

Artikel menarik lainnya:

  1. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  2. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  3. Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan
  4. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  5. Tax-Loss Harvesting: Mengubah Kerugian Saham Menjadi Keuntungan Pajak
  6. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  7. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  8. PEG Ratio: Ketika PER Bertemu Pertumbuhan Laba
  9. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  10. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?

TradingView Chart - MYOH