Update: Senin, 6 Juli 2026

SMDR

PT. Samudera Indonesia Tbk.

Rp 266
-2.21%
Volume
67.317 lot
MA 5
270
MA 20
281
RSI
22.58
High
272
Low
266
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.26%
Support (10d)
264
Resistance (10d)
300
Volume Trend (10d)
-27.3%
Score
35
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-12.50 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (22.6) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -14.295 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMDR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 22.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.26%. Area support terdekat berada di sekitar Rp264, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp300.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 251 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index

Dalam dunia investasi saham, ada satu kebenaran fundamental yang sering diabaikan: pasar tidak hanya digerakkan oleh data, tetapi juga oleh emosi. Ketika investor diliputi rasa takut (fear), mereka cenderung menjual aset secara massal. Ketika diliputi keserakahan (greed), mereka membeli dengan harga berapa pun tanpa perhitungan. Untuk menerjemahkan dua emosi ekstrem ini menjadi angka yang terukur, CNN Business menciptakan sebuah alat populer: Fear & Greed Index. Indeks ini bukan ramalan ajaib, melainkan komposit dari beberapa indikator pasar yang mencerminkan apakah saat ini investor sedang panik atau terlalu percaya diri. Konsep Dasar: Ekstrem Adalah Sinyal Prinsip utama Fear & Greed Index sangat sederhana dan berlawanan dengan intuisi banyak orang: Ketika Fear (Takut) Ekstrem → Bisa menjadi sinyal beli. Karena biasanya harga sudah jatuh terlalu dalam, melebihi nilai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  2. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  3. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  4. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda
  5. Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti
  6. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  7. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi
  8. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  9. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas
  10. Apa Itu PBV (Price to Book Value)? Panduan Mudah untuk Pemula

TradingView Chart - SMDR