Update: Jumat, 10 Juli 2026

MYOR

PT. Mayora Indah Tbk.

Rp 1.715
-0.87%
Volume
19.516 lot
MA 5
1.735
MA 20
1.798
RSI
32.47
High
1.725
Low
1.710
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.46%
Support (10d)
1.705
Resistance (10d)
1.890
Volume Trend (10d)
-32.5%
Score
10
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-7.30 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (32.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -5.690 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MYOR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.46%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.705, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.890.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.620 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif

Anda mungkin pernah mengalami ini: di tengah rapat penting, tiba-tiba tangan Anda tanpa sadar membuka aplikasi trading. Di saat berkumpul dengan keluarga, Anda menyelinap ke kamar mandi hanya untuk mengecek harga saham. Sebelum tidur, Anda masih scroll grafik pergerakan IHSG. Perilaku cek harga secara kompulsif ini bukan hanya menguras waktu dan energi, tetapi juga merusak kualitas keputusan investasi Anda. Semakin sering Anda melihat fluktuasi harga kecil, semakin besar kemungkinan Anda bereaksi berlebihan terhadap hal-hal yang sebenarnya tidak penting. Solusinya bukan dengan "menahan diri" secara paksa—karena itu sulit dilakukan. Solusinya adalah mengubah sistem. Salah satu cara paling sederhana namun sangat efektif adalah dengan mengatur notifikasi harga dengan cerdas. Mengapa Mengecek Harga Terus-Menerus Berbahaya? Sebelum membahas teknisnya, pahami dulu mengapa kebiasaan ini merugikan: Dampak Negatif Penjelasan Keputusan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda
  2. Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?
  3. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  4. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  5. Sunk Cost Fallacy: Mengapa Investor Sulit Melepaskan Saham yang Sudah Terlanjur Turun
  6. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  7. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  8. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  9. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana
  10. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai

TradingView Chart - MYOR