Update: Jumat, 14 Agustus 2026

MYOR

PT. Mayora Indah Tbk.

Rp 1.675
+0.60%
Volume
32.862 lot
MA 5
1.679
MA 20
1.708
RSI
36.17
High
1.685
Low
1.655
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.21%
Support (10d)
1.650
Resistance (10d)
1.730
Volume Trend (10d)
+52.4%
Score
40
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-5.63 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (36.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 10.725 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MYOR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 36.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.21%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.650, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.730.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.650, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan

Ketika Anda membaca laporan keuangan sebuah perusahaan, salah satu bagian terpenting yang pertama kali muncul adalah Neraca (Balance Sheet). Di sisi kiri neraca, terdapat deretan aset atau aktiva yang dimiliki perusahaan. Namun tidak semua aset diciptakan sama. Beberapa aset bisa dengan cepat diubah menjadi uang tunai, sementara yang lain tertanam dalam bentuk pabrik, mesin, atau tanah yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memberikan manfaat. Inilah perbedaan mendasar antara Aktiva Lancar dan Aktiva Tetap. Memahami perbedaan kedua jenis aset ini sangat krusial bagi investor saham. Struktur aset sebuah perusahaan menentukan likuiditas, profitabilitas, risiko, hingga model bisnisnya secara keseluruhan. Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan aktiva lancar dan tetap, serta implikasinya terhadap keputusan investasi. Definisi dan Karakteristik Dasar Aktiva Lancar (Current Assets) Aktiva Lancar adalah aset yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Market Value Added (MVA): Ukuran Kekayaan yang Diciptakan untuk Pemegang Saham
  2. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  3. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  4. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  5. Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun
  6. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara
  7. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan
  8. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  9. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  10. Saham vs Judi: Perbedaan Fatal yang Wajib Anda Pahami

TradingView Chart - MYOR