Update: Senin, 5 Oktober 2026

MYOR

PT. Mayora Indah Tbk.

Rp 1.390
+1.46%
Volume
38.748 lot
MA 5
1.382
MA 20
1.466
RSI
27.66
High
1.390
Low
1.355
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.13%
Support (10d)
1.355
Resistance (10d)
1.520
Volume Trend (10d)
-43.6%
Score
50
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-14.20 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (27.7) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -13.201 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MYOR saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.355, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.520.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.355, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi

Dalam analisis teknikal, pasar tidak selalu bergerak dalam tren yang jelas. Sebagian besar waktu, harga bergerak sideways dalam fase konsolidasi—naik turun dalam rentang yang sempit. Di sinilah Inside Bar berperan. Inside Bar adalah pola candlestick di mana seluruh rentang harga (high dan low) dari sebuah periode berada sepenuhnya di dalam rentang harga periode sebelumnya. Pola ini sangat populer di kalangan swing trader dan breakout trader karena Inside Bar sering muncul tepat sebelum harga melepaskan diri dari konsolidasi dan memulai pergerakan besar. Jika Outside Bar adalah "ledakan" volatilitas, maka Inside Bar adalah "ketenangan sebelum badai". Karakteristik Inside Bar Inside Bar adalah pola dua candlestick di mana candlestick kedua (inside bar) memiliki high yang lebih rendah dari high candlestick pertama, dan low yang lebih tinggi dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  2. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  3. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  4. Memahami Dunia Saham: Panduan Pengertian dan Cara Kerja untuk Pemula
  5. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  6. Menyingkap Nilai Tersembunyi: Analisis Embedded Value (EV) untuk Saham Asuransi Jiwa
  7. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda
  8. Menimbang Ketidakpastian: Valuasi dengan Risk Adjusted Discounted Cash Flow (DCF)
  9. Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh
  10. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan

TradingView Chart - MYOR