Update: Senin, 7 September 2026

SPTO

PT. Surya Pertiwi Tbk.

Rp 615
-0.81%
Volume
9.536 lot
MA 5
619
MA 20
612
RSI
60.00
High
620
Low
610
Nilai
90/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.66%
Support (10d)
605
Resistance (10d)
625
Volume Trend (10d)
+103.1%
Score
90
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
3.36 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (60.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 180 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SPTO saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 60.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.66%. Area support terdekat berada di sekitar Rp605, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp625.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 90 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 615 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 707 - 769 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 584 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah

Dalam perjalanan sebuah tren saham, ada kalanya pergerakan terasa begitu kuat, begitu cepat, dan begitu menggoda. Harga melesat naik dengan lompatan besar atau jatuh bebas tanpa ampun. Trader retail berlarian masuk karena takut ketinggalan. Namun, di sinilah bahaya sesungguhnya berada. Karena tidak semua lompatan harga adalah keberlanjutan. Beberapa di antaranya adalah Exhaustion Gap—celah terakhir yang dibuat oleh energi yang tersisa sebelum tren benar-benar mati. Exhaustion gap adalah sinyal peringatan paling akhir. Ia seperti nafas terakhir seorang pelari maraton sebelum akhirnya berhenti. Jika Anda bisa mengenalinya, Anda bisa keluar dari posisi tepat waktu atau bahkan membuka posisi berlawanan di titik yang hampir sempurna. Apa Itu Exhaustion Gap? Dalam analisis teknikal, gap (celah) adalah area kosong di chart di mana tidak ada aktivitas perdagangan terjadi. Harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  2. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  3. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan
  4. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  5. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?
  6. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan
  7. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  8. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  9. Dollar Cost Averaging (DCA): Strategi Disiplin Mengakumulasi Saham Tanpa Perlu Tebak Waktu
  10. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang

TradingView Chart - SPTO