Update: Senin, 5 Oktober 2026

NFCX

PT. NFC Indonesia Tbk.

Rp 1.740
0.00%
Volume
55 lot
MA 5
1.720
MA 20
1.717
RSI
61.76
High
1.740
Low
1.700
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
0.81%
Support (10d)
1.670
Resistance (10d)
1.745
Volume Trend (10d)
-3.0%
Score
70
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
0.58 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NFCX saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.670, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.745.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 1.775 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 1.914 - 2.001 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 1.618 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi

Ketika investor menganalisis saham perusahaan asuransi, perhatian biasanya tertuju pada pertumbuhan premi atau rasio klaim. Namun, ada satu metrik yang sering luput dari pantauan padahal mampu menggerus laba secara perlahan namun pasti: Expense Ratio. Jika claim ratio adalah musuh dari depan yang terlihat jelas, expense ratio adalah musuh dari samping yang bergerak senyap. Sebuah perusahaan bisa memiliki claim ratio yang rendah namun tetap merugi karena biaya operasional yang membengkak. Artikel ini akan membedah apa itu expense ratio, komponen-komponen di dalamnya, serta bagaimana metrik ini menjadi penentu akhir profitabilitas emiten asuransi di mata investor cerdas. Apa Itu Expense Ratio? Expense ratio adalah perbandingan antara total biaya operasional yang dikeluarkan perusahaan asuransi dengan total premi bersih yang berhasil dihimpun. Expense Ratio = (Total Beban Operasional / Total...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  2. Combined Ratio: Tolok Ukur Sejati Profitabilitas Asuransi Umum
  3. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish
  4. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  5. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  6. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  7. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  8. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI
  9. Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?
  10. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar

TradingView Chart - NFCX