Update: Senin, 6 Juli 2026

TRUK

PT. Guna Timur Raya Tbk.

Rp 424
-1.40%
Volume
3.565 lot
MA 5
414
MA 20
393
RSI
45.71
High
450
Low
392
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
5.67%
Support (10d)
362
Resistance (10d)
450
Volume Trend (10d)
-62.0%
Score
65
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
2.91 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (45.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -31 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TRUK saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.67%. Area support terdekat berada di sekitar Rp362, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp450.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 432 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 466 - 488 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 394 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal

Sebagian besar investor membangun portofolio dengan alokasi modal: 60% saham, 40% obligasi, misalnya. Pendekatan ini disebut equal dollar weighting — setiap aset mendapat porsi uang tertentu. Namun, Ray Dalio — pendiri Bridgewater Associates, hedge fund terbesar di dunia — berpendapat bahwa cara ini keliru. Menurut Dalio, yang harus diseimbangkan bukanlah jumlah uang, melainkan kontribusi risiko dari setiap aset. Inilah inti dari Risk Parity: portofolio di mana setiap kelas aset memberikan kontribusi risiko yang sama (parity) terhadap total risiko portofolio. Artikel ini akan membahas filosofi Risk Parity, bagaimana penerapannya dalam portofolio All Weather milik Dalio, serta kelebihan dan kekurangannya untuk investor ritel. Siapa Ray Dalio dan Mengapa Pendapatnya Penting? Ray Dalio adalah pendiri Bridgewater Associates, yang didirikan pada 1975. Di bawah kepemimpinannya, Bridgewater tumbuh menjadi hedge...

Artikel menarik lainnya:

  1. Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas
  2. Analisis Economic Value Added (EVA): Apakah Perusahaan Benar-benar Ciptakan Nilai?
  3. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi
  4. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  5. Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi
  6. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  7. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  8. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  9. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  10. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital

TradingView Chart - TRUK