Update: Selasa, 9 Juni 2026

TRUK

PT. Guna Timur Raya Tbk.

Rp 308
-4.35%
Volume
7.938 lot
MA 5
333
MA 20
429
RSI
21.14
High
322
Low
290
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.58%
Support (10d)
286
Resistance (10d)
430
Volume Trend (10d)
-77.8%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-41.89 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (21.1) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -231 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TRUK saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 21.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.58%. Area support terdekat berada di sekitar Rp286, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp430.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 272 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Core-Satellite Portfolio: Strategi Cerdas Memadukan Stabilitas dan Pertumbuhan

Dalam dunia investasi saham, seringkali kita dihadapkan pada dua pilihan yang terlihat bertentangan. Di satu sisi, Anda ingin portofolio yang stabil, aman, dan tidak perlu sering diawasi. Di sisi lain, Anda juga ingin mengejar keuntungan besar dari saham-saham bertumbuh cepat yang mungkin volatil. Manakah yang harus dipilih? Jawabannya: Anda tidak perlu memilih salah satu. Ada sebuah pendekatan yang memungkinkan Anda menikmati kedua keuntungan tersebut sekaligus. Namanya adalah Core-Satellite Portfolio. Apa Itu Core-Satellite Portfolio? Core-Satellite Portfolio adalah strategi membagi portofolio investasi Anda menjadi dua bagian utama: Bagian Inti (Core) – porsi terbesar dari portofolio (biasanya 60-80%). Bagian ini dirancang untuk memberikan stabilitas, biaya rendah, dan kinerja yang konsisten dalam jangka panjang. Core umumnya diisi dengan instrumen diversifikasi luas seperti indeks atau saham-saham blue chip yang sudah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ukuran Profitabilitas di Balik Setiap Polis: Analisis New Business Margin dalam Saham Asuransi Jiwa
  2. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  3. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  4. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  5. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  6. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  7. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  8. Analisis Shareholder Yield: Mengukur Pengembalian Total yang Sesungguhnya
  9. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas
  10. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross

TradingView Chart - TRUK