Update: Senin, 6 Juli 2026

WIRG

PT. WIR ASIA Tbk.

Rp 53
0.00%
Volume
149.412 lot
MA 5
52
MA 20
55
RSI
25.00
High
54
Low
52
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.75%
Support (10d)
50
Resistance (10d)
57
Volume Trend (10d)
-52.1%
Score
75
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-20.90 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (25.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 22.877 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WIRG saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.75%. Area support terdekat berada di sekitar Rp50, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp57.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 53 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 61 - 66 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 50 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi

Apa yang terjadi ketika sebuah perusahaan sedang merugi? PER (Price to Earnings Ratio) menjadi tidak terdefinisi atau negatif. EV/EBITDA pun bisa ikut negatif jika EBITDA-nya juga merah. Lalu bagaimana cara menilai apakah saham perusahaan yang sedang rugi itu masih layak diperhatikan atau sudah sebaiknya dihindari? Di sinilah Price to Sales (P/S) hadir sebagai solusi. Apa Itu Price to Sales (P/S)? Price to Sales (P/S) adalah rasio yang membandingkan harga saham dengan pendapatan (penjualan) perusahaan. Sederhananya, P/S menjawab pertanyaan: "Berapa rupiah investor bersedia membayar untuk setiap satu rupiah pendapatan perusahaan?" Rumus P/S: P/S = Harga Saham / Pendapatan per Saham Atau secara total: P/S = Kapitalisasi Pasar / Total Pendapatan (Penjualan) Contoh Sederhana: Perusahaan A (sedang untung): Harga saham = Rp2.000 Pendapatan per saham = Rp500...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  2. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  3. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  4. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  5. Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?
  6. Beyond the Balance Sheet: Menilai Ekuitas di Balik Aset Tak Berwujud
  7. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  8. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  9. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  10. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar

TradingView Chart - WIRG