Update: Jumat, 11 September 2026

NICE

PT. Adhi Kartiko Pratama Tbk.

Rp 364
-1.09%
Volume
24.101 lot
MA 5
368
MA 20
329
RSI
66.91
High
368
Low
346
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
3.92%
Support (10d)
318
Resistance (10d)
406
Volume Trend (10d)
-14.9%
Score
75
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
45.60 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (66.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 964 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NICE saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 66.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.92%. Area support terdekat berada di sekitar Rp318, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp406.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 364 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 419 - 455 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 346 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara

Di antara berbagai metrik dalam valuasi saham tambang batubara, ada satu rasio yang paling mendasar namun paling sering diabaikan oleh investor ritel: Strip Ratio. Istilah ini mungkin terdengar teknis, tetapi sebenarnya sangat sederhana dan krusial. Strip ratio menentukan berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan perusahaan hanya untuk mengakses batubara, sebelum satu ton pun berhasil dijual. Jika Anda ingin memahami mengapa dua perusahaan batubara dengan produksi sama bisa memiliki profitabilitas yang sangat berbeda, jawabannya hampir selalu dimulai dari strip ratio. Apa Itu Strip Ratio? Strip ratio (atau stripping ratio) adalah perbandingan antara volume material penutup (overburden) yang harus dikupas dengan volume batubara yang berhasil diambil dalam suatu tambang terbuka (open-pit mining). Strip Ratio=Volume Overburden (Bank Cubic Meter atau BCM)Volume Batubara (Ton)Strip Ratio=Volume Batubara (Ton)Volume Overburden (Bank Cubic Meter atau BCM)​ Atau sering juga dinyatakan dalam satuan BCM per ton batubara. Contoh sederhana: Jika strip...

Artikel menarik lainnya:

  1. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  2. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  3. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara
  4. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  5. Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif
  6. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  7. Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan
  8. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading
  9. Apa Itu PBV (Price to Book Value)? Panduan Mudah untuk Pemula
  10. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar

TradingView Chart - NICE