Update: Senin, 5 Oktober 2026

YULE

PT. Yulie Sekuritas Indonesia Tbk.

Rp 3.560
0.00%
Volume
9 lot
MA 5
3.568
MA 20
3.598
RSI
52.98
High
3.750
Low
3.560
Nilai
20/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.90%
Support (10d)
3.370
Resistance (10d)
4.400
Volume Trend (10d)
+12.3%
Score
20
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
2.30 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham YULE saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.90%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.370, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.400.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 20 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 3.202 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan

Dalam dunia investasi, ada satu pertanyaan yang selalu menghantui setiap pemegang saham: "Apakah perusahaan ini masih akan tumbuh tahun depan?" Untuk perusahaan konstruksi, EPC (Engineering, Procurement, Construction), migas, dan manufaktur berat — yang pendapatannya berasal dari proyek-proyek jangka panjang — jawabannya bisa ditemukan dalam satu metrik sederhana namun sangat kuat: Order Book. Order book adalah salah satu indikator paling prospektif yang tersedia bagi investor. Ia tidak melihat ke belakang (seperti laporan laba rugi historis), tetapi ke depan. Ia menjawab pertanyaan yang lebih penting: "Apa yang sudah dipesan pelanggan untuk dikerjakan perusahaan di masa mendatang?" Apa Itu Order Book? Order Book (atau kontrak berjalan) adalah total nilai kontrak yang telah dimenangkan oleh perusahaan tetapi belum sepenuhnya dilaksanakan dan pendapatannya belum diakui. Dengan kata lain, order book...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  2. Jembatan antara Utang dan Ekuitas: Memahami Rasio Konversi Obligasi Konversi
  3. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  4. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  5. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI
  6. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank
  7. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  8. CAR (Capital Adequacy Ratio): Benteng Pertahanan Kesehatan Bank
  9. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  10. Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif

TradingView Chart - YULE