Update: Rabu, 10 Juni 2026

YULE

PT. Yulie Sekuritas Indonesia Tbk.

Rp 3.350
+0.60%
Volume
1.561 lot
MA 5
3.292
MA 20
3.280
RSI
60.47
High
3.350
Low
3.260
Nilai
85/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.10%
Support (10d)
3.140
Resistance (10d)
4.000
Volume Trend (10d)
+436.5%
Score
85
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (60.5)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -4 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham YULE saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 60.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.10%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.140, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.000.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 3.350 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 3.853 - 4.188 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 3.183 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar

Dalam dunia analisis teknikal saham, banyak trader hanya berfokus pada harga dan volume standar. Namun, ada alat yang lebih tajam untuk membedah pertarungan sesungguhnya antara pembeli dan penjual: Cumulative Volume Delta (CVD) dan konsep Delta Divergence. Jika Anda ingin memahami mengapa harga naik tapi sebenarnya kelemahan sedang terjadi, atau mengapa harga turun tapi justru ada sinyal pembelian besar, maka artikel ini wajib Anda baca. Apa Itu Volume Delta? Sebelum memahami CVD, kita harus paham dulu apa itu Volume Delta. Dalam setiap candlestick, terjadi transaksi jual dan beli. Volume Delta adalah selisih antara volume yang terjadi di bid price (tekanan jual) dan volume di ask price (tekanan beli). Rumus sederhananya: Delta = Volume Ask (Beli Aktif) – Volume Bid (Jual Aktif) Delta Positif (+) :...

Artikel menarik lainnya:

  1. Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim
  2. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  3. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  4. ARPU: Mata Uang Baru dalam Valuasi Saham Perusahaan Digital
  5. Memahami Dunia Saham: Panduan Pengertian dan Cara Kerja untuk Pemula
  6. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  7. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  8. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  9. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  10. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda

TradingView Chart - YULE