Update: Jumat, 22 Mei 2026

OMED

PT. Jayamas Medica Industri Tbk.

Rp 242
+1.68%
Volume
459.421 lot
MA 5
242
MA 20
273
RSI
28.57
High
244
Low
228

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.44%
Support (10d)
228
Resistance (10d)
310
Volume Trend (10d)
+44.6%
Score
90
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-11.68 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (28.6) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 10.247 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham OMED saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 28.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.44%. Area support terdekat berada di sekitar Rp228, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp310.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 90 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 242 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 278 - 303 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 230 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Ascending Triangle (bullish) dan Descending Triangle (bearish), kini saatnya mengenal pola segitiga yang paling netral namun paling sering muncul: Symmetrical Triangle. Symmetrical Triangle adalah pola yang unik karena ia tidak memihak arah tertentu. Ia bisa menjadi pola kelanjutan (continuation) maupun pola pembalikan (reversal), tergantung pada arah breakout yang terjadi. Inilah yang membuatnya menarik sekaligus menantang: ia memberikan peluang di kedua arah, tetapi trader harus sabar menunggu sinyal yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Symmetrical Triangle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif untuk memanfaatkan kedua kemungkinan arah breakout. Apa Itu Symmetrical Triangle? Symmetrical Triangle adalah pola konsolidasi yang terbentuk ketika harga bergerak di antara dua garis trendline yang saling...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  2. Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi
  3. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  4. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  5. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga
  6. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  7. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra
  8. Apa Itu PBV (Price to Book Value)? Panduan Mudah untuk Pemula
  9. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  10. PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?

TradingView Chart - OMED