Update: Kamis, 20 Agustus 2026

OMED

PT. Jayamas Medica Industri Tbk.

Rp 236
+1.72%
Volume
523.628 lot
MA 5
232
MA 20
223
RSI
67.86
High
242
Low
230
Nilai
85/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.64%
Support (10d)
218
Resistance (10d)
242
Volume Trend (10d)
+3.0%
Score
85
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
15.69 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (67.9)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -6.462 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham OMED saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 67.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.64%. Area support terdekat berada di sekitar Rp218, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp242.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 236 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 271 - 295 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 224 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia

Jika Anda baru mulai terjun ke dunia investasi saham, pasti sering mendengar istilah "IHSG" atau "Indeks Harga Saham Gabungan". Misalnya, berita ekonomi di televisi sering memberitakan, "IHSG hari ini ditutup menguat ke level 7.200" atau "IHSG melemah seiring dengan sentimen global." Apa sebenarnya IHSG itu, dan mengapa ia begitu penting bagi para investor serta perekonomian Indonesia secara umum? Artikel ini akan mengupas tuntas pengertian IHSG, bagaimana cara menghitungnya, fungsi utamanya, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta bagaimana Anda sebagai investor pemula bisa menggunakan IHSG sebagai alat bantu pengambilan keputusan. Apa Itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)? Secara sederhana, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) adalah angka indikator yang menunjukkan pergerakan harga seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). IHSG seperti termometer yang mengukur suhu pasar saham...

Artikel menarik lainnya:

  1. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  2. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  3. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  4. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  5. Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?
  6. Memahami Metode Gordon Growth: Cara Menilai Saham Berdasarkan Dividen
  7. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  8. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  9. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  10. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat

TradingView Chart - OMED