Update: Kamis, 20 Agustus 2026

PDES

PT. Destinasi Tirta Nusantara Tbk

Rp 380
+2.70%
Volume
3.619 lot
MA 5
384
MA 20
398
RSI
43.51
High
380
Low
356
Nilai
15/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.72%
Support (10d)
356
Resistance (10d)
590
Volume Trend (10d)
+642.5%
Score
15
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-7.32 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (43.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -8 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PDES saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.72%. Area support terdekat berada di sekitar Rp356, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp590.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 338 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula

Saat pertama kali membuka aplikasi trading, Anda mungkin melihat beberapa pilihan pasar: Pasar Reguler dan Pasar Tunai (Cash Market). Apa bedanya? Apakah Anda harus memilih salah satu? Mana yang lebih baik untuk pemula? Banyak investor pemula tidak menyadari bahwa ada dua mekanisme perdagangan saham yang berbeda di Bursa Efek Indonesia (BEI). Padahal, perbedaan ini sangat penting karena berdampak langsung pada kapan dana Anda tersedia dan kapan Anda bisa menarik uang hasil penjualan saham. Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan antara Pasar Reguler dan Pasar Tunai, mulai dari definisi, mekanisme penyelesaian transaksi (settlement), waktu perdagangan, hingga kelebihan dan kekurangan masing-masing. Setelah membaca artikel ini, Anda tidak akan bingung lagi ketika harus memilih jenis pasar dalam transaksi saham. Bagian 1: Tiga Segmen Pasar di Bursa Efek...

Artikel menarik lainnya:

  1. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  2. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas
  3. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  4. Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas
  5. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  6. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas
  7. Disposisi Effect: Mengapa Kita Cepat Jual Saham Profit, tapi Tahan Saham Rugi
  8. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  9. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  10. Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor

TradingView Chart - PDES