Update: Jumat, 22 Mei 2026

PDES

PT. Destinasi Tirta Nusantara Tbk

Rp 510
0.00%
Volume
9 lot
MA 5
510
MA 20
508
RSI
50.00
High
510
Low
488

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.27%
Support (10d)
488
Resistance (10d)
520
Volume Trend (10d)
+41.8%
Score
60
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-0.97 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PDES saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp488, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp520.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 520 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 561 - 587 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 474 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa

Seorang investor sedang membandingkan dua perusahaan asuransi jiwa. Keduanya melaporkan laba bersih yang hampir sama. Keduanya memiliki rasio Price to Embedded Value (P/EV) yang mirip. Namun satu perusahaan harganya terus naik, sementara yang lain stagnan. Apa bedanya? Jawabannya terletak pada Value of New Business (VNB) —metrik yang mengukur nilai yang diciptakan dari penjualan polis asuransi baru. Perusahaan pertama memiliki VNB yang tumbuh 25% per tahun. Perusahaan kedua hanya 5%. Pasar menghargai perusahaan yang mampu menciptakan nilai berkelanjutan dari polis baru, bukan hanya mengelola polis lama. Dalam artikel sebelumnya, kita membahas tentang Embedded Value (EV) —nilai dari polis yang sudah ada. Artikel ini akan membahas Value of New Business (VNB) —nilai dari polis yang baru dijual, yang merupakan mesin pertumbuhan perusahaan asuransi jiwa. Apa Itu Value...

Artikel menarik lainnya:

  1. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  2. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  3. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  4. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  5. Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat
  6. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  7. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  8. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  9. Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil
  10. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar

TradingView Chart - PDES