Update: Jumat, 11 September 2026

PKPK

PT. Paragon Karya Perkasa Tbk.

Rp 4.450
0.00%
Volume
10.751 lot
MA 5
4.472
MA 20
3.923
RSI
76.06
High
4.500
Low
4.320
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.64%
Support (10d)
3.640
Resistance (10d)
4.790
Volume Trend (10d)
+281.2%
Score
50
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
13.52 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (76.1) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.244 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PKPK saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 76.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.64%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.640, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.790.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 3.640, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menimbang Ketidakpastian: Valuasi dengan Risk Adjusted Discounted Cash Flow (DCF)

Setiap investor yang pernah membangun model Discounted Cash Flow (DCF) mengetahui satu kelemahan besarnya: hasilnya sangat sensitif terhadap asumsi. Ubah tingkat diskonto (discount rate) 1% saja, nilai perusahaan bisa berubah 10-20%. Ubah asumsi pertumbuhan terminal 1%, nilai bisa melompat 15-30%. DCF standar seolah-olah mengasumsikan bahwa masa depan adalah sesuatu yang pasti—padahal kenyataannya penuh ketidakpastian. Di sinilah Risk Adjusted DCF berperan. Ini adalah pendekatan valuasi yang secara eksplisit memasukkan berbagai tingkat risiko ke dalam model, baik melalui penyesuaian arus kas (certainty equivalent) maupun melalui penyesuaian tingkat diskonto (risk-adjusted discount rate). Hasilnya adalah rentang nilai (bukan satu angka) yang mencerminkan berbagai skenario masa depan—dari yang paling optimis hingga yang paling pesimis. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang metode Risk Adjusted DCF, bagaimana membangunnya, interpretasi hasil, serta...

Artikel menarik lainnya:

  1. Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)
  2. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal
  3. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  4. Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan
  5. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  6. Psikologi Saham: Fear of Missing Out (FOMO) – Ketika Emosi Mengalahkan Logika
  7. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  8. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  9. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  10. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi

TradingView Chart - PKPK