Update: Senin, 7 September 2026

PMJS

PT. Putra Mandiri Jembar Tbk.

Rp 148
-0.67%
Volume
10.974 lot
MA 5
149
MA 20
131
RSI
78.18
High
149
Low
146
Nilai
20/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.50%
Support (10d)
119
Resistance (10d)
152
Volume Trend (10d)
+40.8%
Score
20
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
34.55 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (78.2) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -230 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PMJS saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 78.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.50%. Area support terdekat berada di sekitar Rp119, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp152.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 20 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 113 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar

PER (Price to Earnings Ratio) adalah alat paling populer untuk menilai mahal atau murahnya saham. Tapi PER memiliki satu kelemahan besar: PER hanya melihat sisi ekuitas (kepemilikan) dan mengabaikan utang. Bayangkan dua perusahaan dengan laba dan harga saham yang sama persis: Perusahaan Harga Saham EPS PER Utang Perusahaan A Rp1.000 Rp100 10x Rp0 (tanpa utang) Perusahaan B Rp1.000 Rp100 10x Rp5 M (utang besar) PER keduanya sama-sama 10x. Tapi perusahaan mana yang lebih murah? Jelas Perusahaan A lebih sehat karena tidak punya utang. PER tidak bisa menangkap perbedaan ini. Di sinilah EV/EBITDA hadir sebagai solusi. Apa Itu EV/EBITDA? EV/EBITDA adalah rasio yang mengukur nilai perusahaan secara keseluruhan (termasuk utang) dibandingkan dengan kemampuan operasionalnya menghasilkan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi. Rumusnya sederhana tapi perlu...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  2. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  3. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda
  4. Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia
  5. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  6. Pengertian IPO (Initial Public Offering): Saat Perusahaan Go Public
  7. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  8. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  9. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  10. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?

TradingView Chart - PMJS