Update: Kamis, 11 Juni 2026

APIC

PT. Pacific Strategic Financial Tbk.

Rp 590
-0.84%
Volume
25.372 lot
MA 5
557
MA 20
1.119
RSI
26.67
High
615
Low
560
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
9.16%
Support (10d)
442
Resistance (10d)
1.225
Volume Trend (10d)
+135.8%
Score
50
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-61.69 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (26.7) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -47.130 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham APIC saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 26.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 9.16%. Area support terdekat berada di sekitar Rp442, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.225.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 442, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan

Dalam analisis teknikal, volume adalah "bahan bakar" yang menggerakkan harga. Secara umum, volume yang tinggi seharusnya mendukung pergerakan harga yang kuat. Namun, ada kondisi di mana volume melonjak ke tingkat yang ekstrim—jauh di atas rata-rata—dan justru menandakan bahwa tren sedang kehabisan tenaga. Kondisi ini dikenal sebagai Climax Volume. Climax volume adalah salah satu konsep paling penting dalam metodologi Richard Wyckoff. Ia sering muncul di titik-titik kritis pasar: di akhir downtrend yang panjang (selling climax) atau di akhir uptrend yang panjang (buying climax). Bagi trader yang memahami konsep ini, climax volume adalah peringatan bahwa tren akan segera berbalik atau setidaknya mengalami koreksi signifikan. Karakteristik Climax Volume Climax volume adalah kondisi di mana volume perdagangan melonjak drastis—seringkali 3 hingga 5 kali atau lebih di atas volume...

Artikel menarik lainnya:

  1. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  2. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  3. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  4. Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?
  5. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  6. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  7. The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik
  8. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  9. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  10. Apa Itu Lot Saham dan Minimum Trading Saham? Panduan Dasar untuk Investor Pemula

TradingView Chart - APIC