Update: Kamis, 20 Agustus 2026

APIC

PT. Pacific Strategic Financial Tbk.

Rp 555
+7.77%
Volume
15.213 lot
MA 5
545
MA 20
607
RSI
32.65
High
575
Low
520
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.47%
Support (10d)
500
Resistance (10d)
635
Volume Trend (10d)
-97.6%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-15.91 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (32.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -4.503 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham APIC saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp500, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp635.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 475 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengapa strategi Martingale, yaitu menggandakan posisi setelah kerugian, adalah bunuh diri finansial di pasar saham. Kini saatnya membahas kebalikannya: strategi Anti-Martingale. Jika Martingale adalah "menambah saat kalah", maka Anti-Martingale adalah menambah saat menang dan mengecil saat kalah. Strategi ini selaras dengan filosofi dasar trading yang paling terkenal: biarkan keuntungan Anda berjalan, dan potong kerugian Anda sejak dini. Anti-Martingale tidak terdengar "pasti berhasil" seperti klaim Martingale. Tidak ada jaminan bahwa Anda akan selalu untung. Namun justru karena kejujurannya itulah strategi ini bertahan dalam ujian waktu dan digunakan secara luas oleh trader profesional di seluruh dunia. Filosofi Dasar: Mengejar Keuntungan Bukan Menguber Kerugian Perbedaan mendasar antara Martingale dan Anti-Martingale terletak pada apa yang Anda kejar. Martingale mengejar pemulihan kerugian. Ia lahir...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  2. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  3. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham
  4. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  5. Rasio Beta: Mengukur Kepekaan Saham Anda terhadap IHSG
  6. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  7. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  8. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  9. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  10. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna

TradingView Chart - APIC