Update: Selasa, 9 Juni 2026

GDYR

PT. Goodyear Indonesia Tbk.

Rp 1.105
-0.45%
Volume
48 lot
MA 5
1.092
MA 20
1.090
RSI
55.07
High
1.115
Low
1.085
Nilai
95/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.96%
Support (10d)
1.050
Resistance (10d)
1.145
Volume Trend (10d)
+139.3%
Score
95
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
1.38 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 846 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GDYR saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.96%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.050, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.145.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.105 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.271 - 1.381 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.050 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick menjadi salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga. Selain pola Doji, Hammer, atau Engulfing, ada pola tiga candlestick yang cukup akurat namun jarang dibahas: Advance Block. Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan bearish (penurunan). Jika Anda seorang trader saham, mengenali Advance Block bisa membantu Anda keluar dari posisi beli sebelum harga benar-benar jatuh. Apa Itu Pola Advance Block? Advance Block adalah formasi tiga candlestick bullish (hijau) yang muncul di akhir sebuah tren naik (uptrend). Meskipun ketiga candlestick berwarna hijau, pola ini justru memberi sinyal bahwa momentum kenaikan mulai melemah dan harga berpotensi berbalik turun. Ciri khas utamanya adalah: Badan candlestick semakin pendek dari candlestick pertama ke ketiga. Harga tertinggi (high) terus naik, tetapi laju...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  2. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  3. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  4. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  5. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  6. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  7. KSEI dan Perannya dalam Penyimpanan Efek: Pilar Keamanan Investasi Pasar Modal
  8. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor
  9. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  10. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik

TradingView Chart - GDYR