Update: Kamis, 20 Agustus 2026

PRAY

PT. Famon Awal Bros Sedaya Tbk.

Rp 765
-1.29%
Volume
138 lot
MA 5
773
MA 20
743
RSI
60.00
High
770
Low
755
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.64%
Support (10d)
700
Resistance (10d)
800
Volume Trend (10d)
-6.1%
Score
50
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
16.79 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (60.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -25 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PRAY saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 60.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.64%. Area support terdekat berada di sekitar Rp700, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp800.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 700, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga

Dalam dunia trading saham, kemampuan membaca candlestick adalah keahlian fundamental yang wajib dikuasai. Dari sekian banyak pola reversal, Hammer (Bullish) adalah salah satu formasi satu candlestick yang paling terkenal dan paling bisa diandalkan, terutama bagi trader yang suka memburu titik balik dari tren turun. Pola ini diberi nama "Hammer" (palu) karena bentuknya yang menyerupai alat palu—tubuh kecil di atas dan tangkai panjang di bawah. Dan seperti palu, pola ini bisa "memukul" tren turun hingga berbalik arah. Apa Itu Hammer (Bullish)? Secara visual, Hammer terbentuk dalam satu periode (misalnya satu hari) dengan ciri-ciri sebagai berikut: Sumbu bawah (lower shadow) panjang – minimal 2 kali panjang tubuh candlestick. Tubuh (real body) kecil – berada di bagian atas rentang harga. Sumbu atas (upper shadow) sangat pendek –...

Artikel menarik lainnya:

  1. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  2. Rasio Interest Coverage: Seberapa Mampu Perusahaan Membayar Bunga Utang?
  3. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  4. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish
  5. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  6. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  7. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  8. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  9. Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham
  10. Rasio Beta: Mengukur Kepekaan Saham Anda terhadap IHSG

TradingView Chart - PRAY