Update: Senin, 6 Juli 2026

PRAY

PT. Famon Awal Bros Sedaya Tbk.

Rp 680
+4.62%
Volume
170 lot
MA 5
662
MA 20
667
RSI
54.24
High
685
Low
655
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.29%
Support (10d)
620
Resistance (10d)
760
Volume Trend (10d)
-1.8%
Score
40
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-8.11 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (54.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -333 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PRAY saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 54.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.29%. Area support terdekat berada di sekitar Rp620, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp760.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 620, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan

Dalam analisis teknikal candlestick, sebagian besar pola yang populer memiliki nama-nama yang terdengar agresif: Hammer (palu), Shooting Star (bintang jatuh), Dark Cloud Cover (awan gelap), atau Three Black Crows (tiga gagak hitam). Namun, ada satu pola yang namanya terdengar jauh lebih damai: Homing Pigeon atau "Merpati Pemandu". Dinamakan demikian karena pola ini seperti merpati yang membawa kabar baik di tengah badai. Homing Pigeon adalah pola pembalikan bullish yang muncul di akhir downtrend, memberi sinyal bahwa tekanan jual mulai melemah dan harga berpotensi berbalik naik. Mari kita bedah pola yang sering terlewat namun cukup akurat ini. Apa Itu Homing Pigeon? Homing Pigeon adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang terdiri dari dua candlestick dan muncul setelah downtrend yang sudah berlangsung. Pola ini termasuk dalam kategori...

Artikel menarik lainnya:

  1. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  2. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  3. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  4. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  5. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  6. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  7. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  8. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  9. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  10. Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan

TradingView Chart - PRAY