Update: Jumat, 2 Oktober 2026

PRDA

PT. Prodia Widyahusada Tbk.

Rp 2.820
-0.70%
Volume
6.048 lot
MA 5
2.810
MA 20
2.818
RSI
51.52
High
2.860
Low
2.820
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.06%
Support (10d)
2.750
Resistance (10d)
2.870
Volume Trend (10d)
-55.6%
Score
70
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
11.46 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 447 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PRDA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.06%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.750, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.870.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 2.876 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 3.102 - 3.243 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 2.623 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader hanya mengenal dua dimensi: harga (sumbu vertikal) dan waktu (sumbu horizontal). Candlestick, bar chart, line chart – semuanya bekerja dalam kerangka dua dimensi ini. Namun, ada sebuah metode analisis yang dikembangkan oleh J. Peter Steidlmayer di Chicago Board of Trade (CBOT) pada tahun 1980-an yang menambahkan dimensi ketiga: distribusi waktu di setiap level harga. Metode itu disebut Market Profile. Market Profile adalah representasi grafis dari aktivitas harga dan waktu yang menunjukkan di mana harga menghabiskan paling banyak waktu, di mana volume tertinggi berada, dan bagaimana struktur pasar terbentuk sepanjang sesi perdagangan. Apa Itu Market Profile? Market Profile adalah alat analisis yang mengorganisir data harga dan waktu ke dalam distribusi statistik. Ia tidak seperti chart biasa. Alih-alih menunjukkan...

Artikel menarik lainnya:

  1. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar
  2. Menilai Masa Depan Tanpa Angka Kini: Panduan Valuasi Perusahaan yang Belum Profit
  3. Kamar Tidur Bukan Command Center: Mengapa Anda Harus Berhenti Trading di Tempat Tidur
  4. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  5. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  6. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  7. Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh
  8. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  9. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  10. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis

TradingView Chart - PRDA