Update: Senin, 6 Juli 2026

SSIA

PT. Surya Semesta Internusa Tbk.

Rp 1.505
0.00%
Volume
24.337 lot
MA 5
1.500
MA 20
1.553
RSI
19.61
High
1.530
Low
1.500
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.13%
Support (10d)
1.400
Resistance (10d)
1.665
Volume Trend (10d)
-52.9%
Score
50
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-2.90 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (19.6) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -195 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SSIA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 19.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.400, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.665.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.400, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stock Split: Alasan dan Dampak Harga

Pernahkah Anda melihat harga saham sebuah perusahaan terkenal tiba-tiba turun drastis dalam semalam, tetapi tidak ada berita buruk apa pun? Atau Anda mendengar istilah stock split tetapi bingung apa maksudnya? Jangan khawatir, fenomena ini justru sering kali merupakan kabar baik bagi para pemegang saham. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang stock split, mulai dari pengertian, alasan perusahaan melakukannya, bagaimana dampaknya terhadap harga saham, hingga strategi yang tepat bagi investor. Apa Itu Stock Split? Stock split adalah aksi korporasi di mana perusahaan memecah nilai nominal saham yang beredar menjadi beberapa lembar saham baru dengan nilai nominal yang lebih kecil. Jumlah saham yang Anda miliki akan bertambah, sementara harga per lembar saham akan turun secara proporsional. Yang terpenting, total nilai investasi Anda tidak berubah. Sebagai analogi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Shareholder Yield: Mengukur Pengembalian Total yang Sesungguhnya
  2. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  3. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  4. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  5. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan
  6. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas
  7. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  8. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  9. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor
  10. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda

TradingView Chart - SSIA