Update: Kamis, 20 Agustus 2026

SSIA

PT. Surya Semesta Internusa Tbk.

Rp 1.765
+0.28%
Volume
196.657 lot
MA 5
1.709
MA 20
1.667
RSI
73.13
High
1.775
Low
1.740
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.17%
Support (10d)
1.630
Resistance (10d)
1.775
Volume Trend (10d)
+10.0%
Score
45
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
19.66 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (73.1) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.795 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SSIA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 73.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.17%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.630, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.775.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.630, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, Joe Ross tidak hanya dikenal dengan pola reversal seperti 1-2-3 Pattern dan 2B Pattern. Ia juga mengembangkan pola untuk mengikuti tren yang sedang berlangsung—bukan untuk membalikkannya. Pola tersebut adalah The 1-2-3-4 Pattern. Berbeda dengan pola reversal yang bertujuan menangkap akhir tren, The 1-2-3-4 Pattern adalah pola continuation (lanjutan tren) dan breakout. Pola ini membantu trader mengidentifikasi momen di mana harga keluar dari konsolidasi (breakout) atau melanjutkan tren setelah pullback yang sehat. Bagi trader yang ingin "menunggangi" tren (riding the trend) daripada berusaha menebak puncak atau dasar, The 1-2-3-4 Pattern adalah alat yang sangat berguna. Karakteristik The 1-2-3-4 Pattern The 1-2-3-4 Pattern adalah pola yang terdiri dari empat titik pada grafik harga yang membentuk serangkaian higher highs dan higher lows (dalam uptrend)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  2. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  3. Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return
  4. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  5. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  6. Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif
  7. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  8. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?
  9. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  10. Analisis DuPont 5 Langkah: Bedah ROE hingga ke Tulang Paling Dalam

TradingView Chart - SSIA