Update: Kamis, 20 Agustus 2026

ICBP

PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Rp 7.700
+0.33%
Volume
35.231 lot
MA 5
7.630
MA 20
7.335
RSI
77.55
High
7.725
Low
7.625
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.02%
Support (10d)
7.300
Resistance (10d)
7.800
Volume Trend (10d)
+29.1%
Score
70
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
15.36 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (77.6) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 8.029 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ICBP saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 77.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.02%. Area support terdekat berada di sekitar Rp7.300, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp7.800.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 7.854 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 8.470 - 8.855 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 7.161 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted

Seorang investor menemukan sebuah saham dengan PER (Price to Earnings Ratio) 25x. Ia bertanya: "Mahal atau murah?" Temannya menjawab: "Tergantung pertumbuhan labanya. Kalau laba tumbuh 25% per tahun, PER 25x adalah wajar. Kalau hanya tumbuh 5%, itu mahal." Inilah inti dari rasio PEG (P/E to Growth) yang populer. Namun rasio PEG standar memiliki banyak kelemahan. Artikel ini akan membahas PEG Adjusted—versi yang lebih canggih dan akurat untuk menilai kewajaran harga saham berdasarkan pertumbuhan laba, dengan mempertimbangkan kualitas pertumbuhan, risiko, dan faktor-faktor lain yang sering diabaikan. Apa Itu Rasio PEG (P/E to Growth)? Rasio PEG adalah pengembangan dari PER yang memasukkan faktor pertumbuhan laba. Rumus dasarnya: PEG = PER / Laju Pertumbuhan Laba per Saham (EPS) Tahunan Interpretasi standar: PEG = 1 → Harga wajar (PER...

Artikel menarik lainnya:

  1. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank
  2. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  3. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  4. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  5. Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula
  6. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  7. Rasio ROE (Return on Equity) untuk Screening Saham
  8. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  9. Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang
  10. Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas

TradingView Chart - ICBP