Update: Senin, 5 Oktober 2026

RDTX

PT. Roda Vivatex Tbk

Rp 13.050
+0.19%
Volume
11 lot
MA 5
13.020
MA 20
13.264
RSI
48.72
High
13.050
Low
13.050
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.23%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
13.475
Volume Trend (10d)
+460.6%
Score
40
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-5.43 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RDTX saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.23%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp13.475.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 0, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?

Saham sektor Consumer Goods (barang konsumsi) adalah primadona bagi banyak investor di Bursa Efek Indonesia. Mengapa? Karena bisnisnya mudah dipahami (produknya kita konsumsi sehari-hari), permintaannya relatif stabil (defensif), dan banyak perusahaan consumer goods telah terbukti bertahan selama puluhan tahun. Namun satu pertanyaan besar selalu muncul: Berapa PER (Price to Earnings Ratio) yang ideal untuk membeli saham consumer goods? Tidak ada angka ajaib yang berlaku untuk semua perusahaan. Namun dengan memahami karakteristik sektor ini, investor dapat menentukan rentang PER wajar dan mengenali kapan saham consumer goods sedang murah atau mahal. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang PER ideal untuk saham consumer goods. Apa Itu PER dan Mengapa Penting untuk Consumer Goods? PER (Price to Earnings Ratio) adalah rasio yang membandingkan harga saham dengan laba per...

Artikel menarik lainnya:

  1. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  2. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  3. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun
  4. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  5. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  6. Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan
  7. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  8. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  9. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  10. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda

TradingView Chart - RDTX