Update: Jumat, 23 Oktober 2026

PGJO

PT. Bahtera Bumi Raya Tbk.

Rp 785
+2.61%
Volume
5.901 lot
MA 5
776
MA 20
831
RSI
45.52
High
825
Low
740
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.13%
Support (10d)
675
Resistance (10d)
980
Volume Trend (10d)
+95.8%
Score
35
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
-10.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (45.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -244 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PGJO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp675, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp980.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 641 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah

Di antara puluhan indikator volume yang tersedia, sebagian besar hanya memperlakukan volume sebagai satu kesatuan: berapa banyak saham yang berpindah tangan. Namun, pendekatan ini memiliki kelemahan mendasar. Volume tidak membedakan apakah transaksi tersebut terjadi karena tekanan beli atau tekanan jual. Klinger Oscillator hadir untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Dikembangkan oleh Stephen Klinger pada akhir 1990-an, indikator ini tidak hanya mengukur volume, tetapi juga membedakan antara volume yang mendorong harga naik dan volume yang mendorong harga turun. Lebih dari itu, Klinger Oscillator juga membandingkan pergerakan volume jangka pendek dengan jangka panjang, mirip seperti cara kerja MACD tetapi dengan volume sebagai bahannya. Apa Itu Klinger Oscillator? Klinger Oscillator adalah indikator volume yang menghitung akumulasi volume berdasarkan arah pergerakan harga, kemudian membandingkan rata-rata jangka pendek dengan rata-rata jangka...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan
  2. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  3. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  4. Menentukan Stop Loss dan Take Profit yang Realistis: Seni Melindungi Modal dan Mengamankan Keuntungan
  5. Apa Itu PBV (Price to Book Value)? Panduan Mudah untuk Pemula
  6. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  7. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  8. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  9. Membatasi Screen Time Saham: Semakin Sering Melihat, Semakin Buruk Keputusan Anda
  10. Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak

TradingView Chart - PGJO