Update: Jumat, 22 Mei 2026

BBRM

PT. Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk.

Rp 126
+1.61%
Volume
11.897 lot
MA 5
126
MA 20
143
RSI
15.63
High
128
Low
121

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.35%
Support (10d)
120
Resistance (10d)
153
Volume Trend (10d)
-23.1%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-18.18 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (15.6) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 982 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBRM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 15.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.35%. Area support terdekat berada di sekitar Rp120, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp153.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 153 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 168, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 120 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis DuPont 5 Langkah: Bedah ROE hingga ke Tulang Paling Dalam

Analisis DuPont 3 langkah (Net Profit Margin × Asset Turnover × Equity Multiplier) telah membantu investor memahami sumber Return on Equity (ROE). Namun, bagi Anda yang ingin melakukan analisis fundamental super detail—setara dengan analis profesional—ada versi yang lebih tajam: Analisis DuPont 5 Langkah. Versi ini membedah Net Profit Margin menjadi tiga komponen terpisah: beban pajak (tax burden), beban bunga (interest burden), dan margin operasional murni (operating margin). Dengan demikian, Anda bisa melihat dengan persis apakah penurunan ROE disebabkan oleh kenaikan pajak, membengkaknya bunga utang, atau margin operasional yang tergerus. Artikel ini akan membahas rumus, interpretasi setiap komponen, studi kasus, serta bagaimana menggunakan DuPont 5 langkah untuk mengambil keputusan investasi yang lebih cerdas. 1. Mengapa Perlu Hingga 5 Langkah? Analisis DuPont 3 langkah memang berguna, tetapi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  2. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  3. Gann Fan – Kipas Geometris yang Membaca Jiwa Pasar
  4. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?
  5. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne
  6. Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia
  7. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  8. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  9. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  10. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal

TradingView Chart - BBRM