Update: Kamis, 20 Agustus 2026

RONY

PT. Aracord Nusantara Group Tbk.

Rp 1.230
+0.41%
Volume
36 lot
MA 5
1.218
MA 20
1.299
RSI
41.03
High
1.265
Low
1.225
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
5.04%
Support (10d)
1.135
Resistance (10d)
1.400
Volume Trend (10d)
-53.1%
Score
30
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
30.85 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (41.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -33 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RONY saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.04%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.135, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.400.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.078 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif

Anda mungkin pernah mengalami ini: di tengah rapat penting, tiba-tiba tangan Anda tanpa sadar membuka aplikasi trading. Di saat berkumpul dengan keluarga, Anda menyelinap ke kamar mandi hanya untuk mengecek harga saham. Sebelum tidur, Anda masih scroll grafik pergerakan IHSG. Perilaku cek harga secara kompulsif ini bukan hanya menguras waktu dan energi, tetapi juga merusak kualitas keputusan investasi Anda. Semakin sering Anda melihat fluktuasi harga kecil, semakin besar kemungkinan Anda bereaksi berlebihan terhadap hal-hal yang sebenarnya tidak penting. Solusinya bukan dengan "menahan diri" secara paksa—karena itu sulit dilakukan. Solusinya adalah mengubah sistem. Salah satu cara paling sederhana namun sangat efektif adalah dengan mengatur notifikasi harga dengan cerdas. Mengapa Mengecek Harga Terus-Menerus Berbahaya? Sebelum membahas teknisnya, pahami dulu mengapa kebiasaan ini merugikan: Dampak Negatif Penjelasan Keputusan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda
  2. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  3. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  4. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  5. Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)
  6. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  7. Mengukur Expectancy: Berapa Sebenarnya Sistem Trading Anda Menghasilkan?
  8. Strategi Barbell: Keseimbangan Ekstrem untuk Hasil Optimal
  9. Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan
  10. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas

TradingView Chart - RONY