Update: Jumat, 5 Juni 2026

SCCO

PT. Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk.

Rp 2.260
-3.00%
Volume
402 lot
MA 5
2.342
MA 20
2.396
RSI
30.77
High
2.400
Low
2.250
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.99%
Support (10d)
2.250
Resistance (10d)
2.400
Volume Trend (10d)
-33.7%
Score
40
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-3.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (30.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 11 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SCCO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.99%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.250, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.400.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 2.250, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick menjadi salah satu alat paling populer untuk membaca pergerakan harga. Di antara sekian banyak pola, ada satu bentuk yang unik dan jarang dibahas namun menyimpan makna mendalam: Rickshaw Man. Pola ini merupakan varian dari Doji, tetapi dengan karakteristik sumbu (bayangan) yang sangat panjang dan badan candlestick yang sangat kecil, nyaris tidak terlihat. Karakteristik Pola Rickshaw Man Secara visual, Rickshaw Man menyerupai seekor orang yang sedang mengemudikan kereta roda dua (rickshaw). Bayangan atas dan bawah yang panjang menggambarkan gandar kereta, sedangkan badan yang mungil adalah tempat duduk pengemudi. Ciri-ciri spesifiknya adalah: Badan Candlestick Sangat Pendek: Bisa berupa Doji sempurna (harga pembukaan dan penutupan sama persis) atau Spinning Top dengan tubuh yang sangat mini. Sumbu Atas dan Bawah Panjang:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  2. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  3. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor
  4. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  5. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  6. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  7. PEG Ratio: Ketika PER Bertemu Pertumbuhan Laba
  8. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  9. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  10. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik

TradingView Chart - SCCO