Update: Jumat, 22 Mei 2026

OASA

PT. Maharaksa Biru Energi Tbk.

Rp 390
+3.72%
Volume
704.438 lot
MA 5
401
MA 20
390
RSI
49.08
High
396
Low
344

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
5.81%
Support (10d)
344
Resistance (10d)
456
Volume Trend (10d)
-23.9%
Score
45
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
27.45 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (49.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -30.540 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham OASA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 49.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp344, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp456.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 344, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem

Dalam artikel sebelumnya tentang Value at Risk (VaR), kita telah mempelajari bagaimana mengukur batas kerugian maksimal pada tingkat kepercayaan tertentu, misalnya: "Dengan kepercayaan 95%, kerugian saya tidak akan melebihi Rp25 juta dalam satu hari." Namun, VaR memiliki kelemahan mendasar: ia tidak memberi tahu apa yang terjadi di luar batas tersebut. Berapakah kerugian rata-rata pada 5% hari terburuk? Apakah Rp30 juta, Rp50 juta, atau bahkan Rp200 juta? Di sinilah Conditional VaR (CVaR), juga dikenal sebagai Expected Shortfall (ES) , berperan. Artikel ini akan membahas bagaimana CVaR memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang risiko ekstrem dalam portofolio saham Anda. Apa Itu Conditional VaR (CVaR)? Conditional VaR atau Expected Shortfall adalah rata-rata kerugian yang terjadi dalam kondisi di mana kerugian telah melebihi batas VaR. Dengan kata lain, CVaR...

Artikel menarik lainnya:

  1. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  2. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  3. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar
  4. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  5. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  6. Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat
  7. Efek Overconfidence: Bahaya Tersembunyi di Balik Profit Berturut-turut
  8. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  9. Ukuran Profitabilitas di Balik Setiap Polis: Analisis New Business Margin dalam Saham Asuransi Jiwa
  10. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik

TradingView Chart - OASA