Update: Rabu, 10 Juni 2026

AMRT

PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

Rp 1.370
+0.37%
Volume
903.623 lot
MA 5
1.303
MA 20
1.366
RSI
47.72
High
1.395
Low
1.300
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.90%
Support (10d)
1.105
Resistance (10d)
1.445
Volume Trend (10d)
+378.9%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-6.48 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (47.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -140.449 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AMRT saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.90%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.105, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.445.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.050 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula

Dua artikel sebelumnya kita sudah membahas PBV dan PER. Kali ini kita akan membahas komponen paling penting yang menjadi "bahan baku" dari PER, yaitu EPS atau Earning per Share. Tanpa memahami EPS, Anda akan kesulitan menilai apakah suatu saham murah atau mahal. Mari kita bedah tuntas. Apa Itu EPS? Earning per Share (EPS) adalah laba bersih yang dihasilkan oleh perusahaan untuk setiap lembar saham yang beredar. Sederhananya, EPS menjawab pertanyaan: “Berapa rupiah laba yang saya dapatkan untuk setiap 1 lembar saham yang saya pegang?” Jika Anda memiliki 100 lembar saham dan EPS perusahaan Rp500, maka secara teoritis laba yang menjadi hak Anda adalah 100 x Rp500 = Rp50.000 (meskipun laba itu tidak dibagikan semua sebagai dividen). Mengapa EPS Penting? EPS adalah jantung dari investasi saham....

Artikel menarik lainnya:

  1. Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin
  2. Tax-Loss Harvesting: Mengubah Kerugian Saham Menjadi Keuntungan Pajak
  3. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  4. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  5. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  6. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula
  7. Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula
  8. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  9. Rasio Enterprise Value terhadap Pendapatan (EV/Sales): Ukuran Terbaik untuk Saham yang Belum Untung
  10. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati

TradingView Chart - AMRT