Update: Senin, 5 Oktober 2026

AMRT

PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

Rp 1.260
-0.40%
Volume
197.104 lot
MA 5
1.292
MA 20
1.299
RSI
41.30
High
1.285
Low
1.240
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.31%
Support (10d)
1.230
Resistance (10d)
1.355
Volume Trend (10d)
+2.0%
Score
40
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-10.95 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (41.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.059 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AMRT saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.31%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.230, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.355.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.230, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor

Ketika Anda membaca neraca sebuah perusahaan, sebagian besar aset yang terlihat bersifat fisik: kas, persediaan, pabrik, mesin, dan tanah. Namun di era modern ini, banyak perusahaan terutama di sektor teknologi, farmasi, dan consumer goods memiliki aset yang tidak bisa disentuh atau dilihat secara fisik, namun nilainya sangat signifikan bahkan melebihi aset fisiknya. Aset-aset tak terlihat ini disebut Intangible Asset (Aset Tidak Berwujud), dan salah satu komponen terbesarnya adalah Goodwill. Pertanyaannya: Apakah aset tak terlihat ini benar-benar bernilai sebesar yang tercatat di neraca? Ataukah hanya angka di kertas yang suatu saat bisa lenyap dan menghancurkan laba perusahaan? Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang Goodwill dan Intangible Asset, serta bagaimana investor cerdas menganalisisnya untuk menghindari jebakan. Apa Itu Intangible Asset? Intangible Asset adalah aset yang tidak...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung
  2. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  3. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  4. Dua Wajah Riset: Membandingkan Kapitalisasi vs Beban Langsung R&D dalam Analisis Saham
  5. Sunk Cost Fallacy: Mengapa Investor Sulit Melepaskan Saham yang Sudah Terlanjur Turun
  6. Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang
  7. Book Building dan Masa Penawaran IPO: Cara Menentukan Harga Saham Perdana
  8. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  9. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  10. Valuasi Saham Perbankan dengan PBV dan ROE: Dua Sisi Mata Uang yang Tak Terpisahkan

TradingView Chart - AMRT