Update: Kamis, 15 Oktober 2026

AMRT

PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

Rp 1.240
-2.36%
Volume
210.842 lot
MA 5
1.247
MA 20
1.279
RSI
36.17
High
1.270
Low
1.220
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.28%
Support (10d)
1.220
Resistance (10d)
1.305
Volume Trend (10d)
-39.1%
Score
40
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-5.34 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (36.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5.568 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AMRT saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 36.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.28%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.220, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.305.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.220, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital

Dalam dunia saham, perusahaan digital seperti marketplace, e-commerce, dan fintech memiliki cara unik dalam menghasilkan uang. Mereka tidak menjual produk secara langsung, tetapi menjadi perantara yang memfasilitasi transaksi antara penjual dan pembeli, atau antara pengguna dengan layanan keuangan. Pertanyaan besarnya adalah: “Seberapa besar komisi yang berhasil mereka ambil dari setiap transaksi yang mengalir di platform mereka?” Jawabannya terletak pada Take Rate. Metrik ini adalah salah satu penentu paling penting dalam valuasi saham digital, karena menghubungkan antara skala bisnis (GMV atau nilai transaksi) dengan pendapatan riil yang masuk ke kantong perusahaan. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu take rate, mengapa ia menjadi kunci valuasi, bagaimana tren take rate mempengaruhi harga saham, serta cara menggunakannya untuk memilih saham digital berkualitas. Apa Itu Take Rate? Take...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  2. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  3. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  4. Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif
  5. Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk
  6. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  7. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda
  8. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  9. Beyond the Balance Sheet: Menilai Ekuitas di Balik Aset Tak Berwujud
  10. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga

TradingView Chart - AMRT