Update: Kamis, 20 Agustus 2026

SGRO

PT. Prime Agri Resources Tbk.

Rp 4.800
+0.84%
Volume
1.524 lot
MA 5
4.738
MA 20
4.064
RSI
97.53
High
4.810
Low
4.700
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.17%
Support (10d)
4.190
Resistance (10d)
4.850
Volume Trend (10d)
-30.2%
Score
55
Win Rate (30d)
63.33 %
P/L (30d)
66.67 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (97.5) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -11 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SGRO saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 97.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.17%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.190, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.850.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 4.850 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 5.335, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 4.190 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengelolaan Ekspektasi Tahun Pertama Trading: Realita di Balik Mimpi Cepat Kaya

Setiap orang yang baru masuk ke dunia saham membawa mimpinya masing-masing. Ada yang membayangkan bisa berhenti bekerja dalam enam bulan. Ada yang yakin bisa menggandakan modal setiap minggu. Ada pula yang langsung membandingkan diri dengan kisah trader-trader yang berhasil membeli rumah dari hasil trading. Realitanya seringkali jauh berbeda. Tahun pertama trading adalah fase yang paling keras, paling membingungkan, dan paling penuh kejutan. Banyak yang memulai dengan penuh semangat, hanya untuk berhenti di bulan ketiga karena kecewa. Mereka tidak gagal karena kurang pintar. Mereka gagal karena ekspektasi yang tidak dikelola dengan baik sejak awal. Mitos vs Fakta: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Tahun Pertama? Sebelum membahas cara mengelola ekspektasi, mari kita luruskan beberapa mitos yang beredar luas. Mitos: Trader sukses bisa konsisten untung setiap bulan Fakta:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  2. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  3. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  4. Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat
  5. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor
  6. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  7. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  8. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  9. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  10. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum

TradingView Chart - SGRO