Update: Jumat, 22 Mei 2026

SGRO

PT. Prime Agri Resources Tbk.

Rp 2.850
-2.06%
Volume
809 lot
MA 5
2.894
MA 20
4.085
RSI
13.19
High
2.890
Low
2.740

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.39%
Support (10d)
2.730
Resistance (10d)
4.280
Volume Trend (10d)
+14.6%
Score
30
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-42.89 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (13.2) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -75 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SGRO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 13.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.39%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.730, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.280.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.594 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui

Di antara ratusan pola candlestick yang diwariskan dari teknik analisis harga beras Jepang kuno, ada beberapa yang memiliki nama paling unik sekaligus makna paling dalam. Salah satunya adalah Concealing Baby Swan. Pola empat candlestick ini tergolong langka, namun ketika muncul, ia membawa sinyal pembalikan bullish yang sangat kuat di akhir tren turun. Nama "Concealing Baby Swan" (menyembunyikan bayi angsa) mungkin terdengar puitis, tetapi di baliknya tersimpan logika pasar yang sangat rasional. Bagi trader yang sabar menunggu konfirmasi, pola ini bisa menjadi salah satu sinyal beli paling meyakinkan. Karakteristik Pola Concealing Baby Swan Concealing Baby Swan adalah pola yang terbentuk dari empat candlestick secara berurutan, dan hanya valid jika muncul dalam konteks tren turun yang sudah berlangsung sebelumnya. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Candlestick Pertama...

Artikel menarik lainnya:

  1. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  2. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  3. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan
  4. Jebakan Saham Gorengan Psikologis: Ketika Keserakahan Memasuki Perangkap yang Dirancang Rapi
  5. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  6. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  7. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  8. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  9. Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading
  10. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne

TradingView Chart - SGRO