Update: Kamis, 8 Oktober 2026

SGRO

PT. Prime Agri Resources Tbk.

Rp 4.260
-2.96%
Volume
94 lot
MA 5
4.312
MA 20
4.497
RSI
39.39
High
4.480
Low
4.250
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.69%
Support (10d)
4.050
Resistance (10d)
4.650
Volume Trend (10d)
-37.4%
Score
35
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-10.69 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (39.4)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 9 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SGRO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.69%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.050, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.650.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 3.848 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, banyak pola reversal (pembalikan) yang terkenal seperti Double Top, Head and Shoulders, atau Triple Bottom. Namun, pola-pola tersebut seringkali membutuhkan waktu lama untuk terbentuk dan interpretasinya bisa subjektif. Joe Ross, seorang trader legendaris dan penulis buku "Trading The Ross Hook", mengembangkan pola yang jauh lebih sederhana: The 1-2-3 Pattern. Dinamakan demikian karena hanya terdiri dari tiga titik pada grafik harga, pola ini dirancang untuk mengidentifikasi momen di mana tren sedang berakhir dan akan berbalik arah. Kesederhanaannya membuat pola ini sangat populer di kalangan trader yang menginginkan sinyal reversal yang jelas dan mudah diimplementasikan. Karakteristik The 1-2-3 Pattern The 1-2-3 Pattern adalah pola reversal yang terbentuk dari tiga swing point (titik ayunan) pada grafik harga. Pola ini dapat muncul di akhir uptrend...

Artikel menarik lainnya:

  1. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  2. Psikologi Ketika Portofolio Turun 30%: Di Titik Terdalam, Karakter Anda Diuji
  3. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  4. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  5. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  6. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  7. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  8. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  9. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  10. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?

TradingView Chart - SGRO