Update: Kamis, 15 Oktober 2026

WINR

PT. Winner Nusantara Jaya Tbk.

Rp 22
-12.00%
Volume
989.108 lot
MA 5
25
MA 20
26
RSI
40.00
High
25
Low
22
Nilai
25/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.47%
Support (10d)
22
Resistance (10d)
29
Volume Trend (10d)
-10.9%
Score
25
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-12.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (40.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -4.551 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WINR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp22, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp29.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 21 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator digunakan untuk menentukan arah tren – apakah harga akan naik atau turun. Namun, ada satu indikator yang dirancang untuk menjawab pertanyaan yang berbeda: seberapa kuat tren tersebut? Indikator itu adalah ADX (Average Directional Index). ADX dikembangkan oleh Welles Wilder, pencipta indikator terkenal lainnya seperti RSI dan Parabolic SAR. ADX tidak memberi tahu Anda apakah tren sedang naik atau turun – ia hanya memberi tahu Anda seberapa kuat tren tersebut, terlepas dari arahnya. Untuk mengetahui arah tren, ADX dilengkapi dengan dua garis pendamping: Plus DI (+DI) dan Minus DI (-DI). Ketiganya – ADX, +DI, dan -DI – membentuk sistem Directional Movement Indicator (DMI) yang sangat powerful untuk menganalisis tren. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang ADX dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  2. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  3. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  4. Mengintip “Gunung Es” Laporan Keuangan: Analisis Off-Balance Sheet Items dalam Dunia Saham
  5. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  6. Rasio Beta: Mengukur Kepekaan Saham Anda terhadap IHSG
  7. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  8. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  9. Membaca Pasar Lewat Perasaan: Mengenal AAII Sentiment Survey
  10. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?

TradingView Chart - WINR