Update: Kamis, 20 Agustus 2026

WINR

PT. Winner Nusantara Jaya Tbk.

Rp 23
-4.17%
Volume
589.800 lot
MA 5
24
MA 20
22
RSI
55.56
High
23
Low
23
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.02%
Support (10d)
20
Resistance (10d)
28
Volume Trend (10d)
+34.7%
Score
75
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
4.55 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.6)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WINR saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.02%. Area support terdekat berada di sekitar Rp20, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp28.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 23 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 26 - 29 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 22 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham

Mengapa seseorang bersedia membeli saham yang naik turun setiap hari, sementara ia bisa mendapatkan bunga pasti dari deposito atau obligasi pemerintah? Jawabannya adalah: imbal hasil ekstra. Imbal hasil ekstra inilah yang dalam dunia keuangan disebut Market Risk Premium. Market risk premium adalah konsep fundamental yang menjadi jantung dari hampir semua model penetapan harga aset, termasuk CAPM yang telah kita bahas sebelumnya. Namun, banyak investor ritel yang masih bingung: apa sebenarnya market risk premium, berapa nilainya untuk pasar Indonesia, dan bagaimana menggunakannya? Artikel ini akan membedah secara tuntas market risk premium, cara menghitungnya, serta bagaimana Anda sebagai investor bisa memanfaatkannya untuk mengambil keputusan yang lebih cerdas. Apa Itu Market Risk Premium? Market risk premium adalah kelebihan imbal hasil (excess return) yang diharapkan investor dari investasi di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital
  2. Strategi Barbell: Keseimbangan Ekstrem untuk Hasil Optimal
  3. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  4. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  5. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham
  6. Efek Overconfidence: Bahaya Tersembunyi di Balik Profit Berturut-turut
  7. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  8. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  9. Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?
  10. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham

TradingView Chart - WINR