Update: Jumat, 22 Mei 2026

SHIP

PT. Sillo Maritime Perdana Tbk.

Rp 1.990
+5.85%
Volume
607 lot
MA 5
2.054
MA 20
3.187
RSI
23.32
High
1.995
Low
1.700

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.03%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
4.250
Volume Trend (10d)
+168.8%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-51.46 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (23.3) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 49 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SHIP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 23.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.03%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.250.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 4.250 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 4.675, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 0 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya

Dalam setiap perjalanan trading saham, ada satu keterampilan yang lebih penting daripada kemampuan memilih saham yang tepat. Keterampilan itu adalah kemampuan untuk mengakui kesalahan dan keluar dengan teratur. Cut loss, atau menjual saham saat mengalami kerugian, seringkali terasa seperti sebuah kegagalan. Padahal, bagi trader profesional, cut loss adalah bentuk sukses yang paling mendasar. Ia adalah pengakuan bahwa Anda disiplin, bahwa Anda masih hidup, dan bahwa Anda bisa bertarung di lain hari. Namun, tidak semua cut loss diciptakan sama. Cut loss yang terlalu cepat membuat Anda kehilangan peluang. Cut loss yang terlalu lambat mengubah luka gores menjadi luka sayat. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk memotong kerugian? Dan bagaimana cara melakukannya dengan benar? Mengapa Cut Loss Terasa Begitu Sulit? Sebelum membahas teknis, penting untuk memahami hambatan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat
  2. AISC: Metrik Paling Jujur di Laporan Keuangan Tambang
  3. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik
  4. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  5. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  6. Mengintip “Gunung Es” Laporan Keuangan: Analisis Off-Balance Sheet Items dalam Dunia Saham
  7. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  8. Apa Itu Lot Saham dan Minimum Trading Saham? Panduan Dasar untuk Investor Pemula
  9. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  10. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan

TradingView Chart - SHIP