Update: Jumat, 22 Mei 2026

SIMP

PT. Salim Ivomas Pratama Tbk.

Rp 560
+4.67%
Volume
242.523 lot
MA 5
566
MA 20
708
RSI
10.61
High
565
Low
520

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.80%
Support (10d)
510
Resistance (10d)
740
Volume Trend (10d)
-12.3%
Score
55
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-14.50 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (10.6) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 7.312 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SIMP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 10.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.80%. Area support terdekat berada di sekitar Rp510, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp740.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 740 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 814, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 510 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya

Di pasar saham, ada sebuah fakta yang sering terlupakan: harga yang naik tanpa diikuti volume yang sehat ibarat mobil tanpa bensin. Cepat atau lambat, ia akan berhenti. Sebagian besar indikator volume hanya memberi tahu Anda berapa banyak saham yang berpindah tangan. Namun, mereka tidak membedakan apakah volume tersebut berasal dari aksi akumulasi (pembelian sistematis oleh investor pintar) atau distribusi (penjualan diam-diam sebelum harga jatuh). Di sinilah Accumulation/Distribution Line (A/D Line) berperan. Indikator ini dirancang untuk menjawab pertanyaan paling penting dalam trading: Apakah uang sedang mengalir masuk atau keluar dari saham ini? Siapa Pencipta A/D Line? Accumulation/Distribution Line dikembangkan oleh Marc Chaikin, analis teknikal legendaris yang juga menciptakan Chaikin Volatility dan Chaikin Oscillator. Chaikin menyadari bahwa volume saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  2. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  3. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  4. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  5. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  6. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  7. Pengertian Dividen: Tunai, Saham, dan Cara Hitung untuk Pemula
  8. Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda
  9. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  10. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus

TradingView Chart - SIMP